KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Lapangan Losari Solo, 18 Juni 2013. Ketika Gesang menciptakan lagu keroncong Bengawan Solo pada tahun 1940, sungai ini digambarkan sebagai … ”pusat perhatian semua orang.Musim kemarau, tak seberapa airnya, di musim hujan air meluap sampai jauh. Mata airmu dari Solo, terkepung gunung seribu, air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut.Itu perahu, riwayatmu dulu, kaum pedagang slalu naik itu perahu”. Dari lirik yang diciptakan 69 tahun yang lalu, terungkap bahwa Bengawan Solo adalah pusat dinamisme yang menghidupkan. Air berkurang di musim kemarau, tetapi berlimpah di musim hujan hingga mencapai laut. Para pedagang den