KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Lingkungan Hidup  meraih juara ketiga ajang Barang Milik Negara (BMN) Awards yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan. Kategori penilaian yang dimenangkan Kementerian Lingkungan Hidup adalah Utilisasi Barang Milik Negara kelompok kementerian/lembaga dengan jumlah UnitKuasa Pengguna Barang 10 sampai dengan 100 unit kerja. Penghargaan tersebut diberikan langsung Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo kepada Sekretaris Kementerian Lingkungan HidupIr.Hermien Roosita, M.M disaksikan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto, Kamis (1/11), di Aula Dhanapala Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Apresiasi ini diberikan berdasarkan bobot penilaian 60% untuk penggunaan BMN dan 40% untuk pemanfaatan BMN. Penilaian juga mempertimbangkan opini pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL). Penilaian atas penghargaan ini berdasarkan data tahun 2011 yang diperoleh dari Direktorat BMN, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi, serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

BMN Awards melibatkan 84 kementerian/lembaga dengan mempertimbangkan perbedaan beban masing-masing dalam melaksanakan pengelolaan BMN, menurut Dirjen Kekayaan Negara Bapak Hadiyanto, pemberian apresiasi ini diharapkan dapat memacu kementerian/lembaga dalam meningkatkan kinerja di bidang pengelolaan BMN. “Sinergi dan komitmen yang kuat dan berkelanjutan antara DJKN selaku pengelola barang dan kementerian/lembaga selaku pengguna barang perlu tetap dijaga dalam rangka mewujudkan pengelolaan kekayaan negara yang lebih berkualitas, akuntabel dan transparan,” kata Bapak Hadiyanto.

Menteri Keuangan menyampaikan antara lain bahwa apresiasi ini adalah sebagai  wujud penghargaan tertinggi terhadap pengelola BMN yang telah memberikan kontribusi maksimal dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP), selama ini BMN selalu dianggap sebelah mata oleh semua K/L, pada umumnya kita lebih memperhatikan uang dibandingkan barang, namun di balik itu penerima penghargaan ini adalah insan-insan yang institusinya menjaga barang milik negara, baik itu inventarisasi, penilaian, utilisasi, maupun dalam bentuk pemeliharaan. “Mereka mempunyai prestasi yang sangat signifikan. Mereka betul-betul dapat disebut negarawan,” demikian ungkap Menteri Keuangan.

 

Sumber : Biro Umum KLH