KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

13 Des 04, Komisi Penilai AMDAL Pusat Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tanggal 13 Desember 2004 telah membahas KA ANDAL rencana Kegiatan Pipanisasi Gas Bumi Labuhan Maringgai (Lampung) – Perairan P.Damar (Kep.Seribu) Muara Tawar (Muara Bekasi) – Bekasi (Tegalgede) – Karawang (Walahar). PT. Perusahaan Gas Negara, selaku pemrakarsa kegiatan, merencanakan akan memasang pipa transmisi sepanjang 227 km dan memiliki kapasitas penyaluran gas sebesar 250 MMSCFD, kegiatan ini mencakup pemasangan pipa transmisi jalur laut (offshore) sepanjang 159 km dengan diameter 32 inchi dari Labuhan Maringgai (Lampung Timur) sampai Muara Bekasi dan pemasangan pipa transmisi jalur darat (onshore) sepanjang 68 km dengan diameter 24 inchi dari Muara Bekasi sampai Stasiun Metering Walahar (Karawang).

Rona Lingkungan awal rencana jalur pipa offshore terdiri dari beberapa segmen berupa; pertambakan rakyat, mangrove, perairan laut dangkal, perairan laut dalam dan perairan kepulauan seribu sedangkan rona lingkungan jalur pipa onshore terdiri dari segmen-segmen berupa; sempadan sungai CBL, kota Cikarang, sempadan jalan Tol Jakarta-Cikampek, dan ROW pipa Migas Pertamina.

Isu pokok yang berhasil diidentifikasi oleh pemrakarsa kegiatan untuk dikaji lebih lanjut dalam studi ANDAL antara lain :
– Perubahan penggunaan lahan akibat pengadaan dan pembebasan lahan;
– Terganggunya kegiatan transportasi sekitar akibat mobilisasi peralatan dan bahan;
– Menurunnya kualitas air laut akibat rangkaian perlakuan untuk pengujian pipa;
– Terganggunya Ekosistem terumbu karang akibat pemasangan pipa jalur offshore;
– Terganggunya Aksesibilitas masyarakat sekitar terutama pada masa konstruksi pemasangan pipa jalur onshore;
– Terganggunya utilitas lain (misalnya kabel Telkom, PLN, dan PDAM) yang ada disekitar lokasi kegiatan;
– Meningkatnya peluang kerja dan pendapatan akibat kegiatan konstruksi dan operasi;

Komisi Penilai AMDAL Pusat memberikan perhatian secara kritis terhadap ruang lingkup kajian AMDAL berkaitan dengan dampak-dampak yang dihasilkan terutama pada masa konstruksi di jalur laut (offshore), kajian sosial terhadap masyarakat sekitar jalur pemasangan pipa (onshore), emergency response terhadap potensi kebocoran pipa.

Apabila ada saran dan masukan mengenai KA ANDAL yang sedang dibahas ini, mohon disampaikan kepada : Sekretariat Komisi Penilai AMDAL Pusat Kementerian Lingkungan Hidup, Gedung A Lantai 6 Jln. DI Panjaitan Kav 24 Jakarta 13410, Fax : 021-85906168 atau melalui email : amdal@menlh.go.id.