KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 13 – 15 Agustus 2009 bertempat di Sanur Paradise Plaza Hotel, Bali akan diadakan Konferensi Nasional Danau Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memelihara dan menyelamatkan fungsi danau serta menarik sektor swasta untuk dapat memanfaatkan jasa lingkungan secara berkesinambungan.

Konferensi Nasional Danau Indonesia, akan mengikutsertakan institusi pemerintah dan pemerintah daerah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Diharapkan dari kegiatan konferensi ini akan dilahirkan sebuah ‘resolusi danau’ sebagai rujukan/referensi pemerintah dan pemerintah daerah untuk pengelolaan dan pemanfaatan danau berkelanjutan.

Menteri Negara lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar
Dalam sekapur sirih Pesannya MenLH mengingatkan bahwa perlindungan terhadap danau telah dijadikan bahan pembicaraan dan diskusi dalam konferensi tingkat tinggi di seluruh dunia selama dasawarsa terakhir yaitu melalui The World Lakes Conference (Konferensi Danau Sedunia). Konferensi Danau Sedunia ke-9 pada tahun 2001 Shiga, Jepang telah mendorong disusunnya Visi Danau Dunia yang secara resmi diluncurkan pada The 3rd World Water Forum (Forum Air Sedunia ke-3) di Kyoto, Jepang pada tahun 2003. Demikian pula, pada Konferensi Sedunia Pembangunan Berkelanjutan (World Summit on Sustainable Development, WSSD) menyimpulkan bahwa area kunci yang perlu diprioritaskan dalam pembangunan berkelanjutan adalah Air, Energi, Kesehatan, Pertanian dan Keanekaragaman Hayati.

Danau sebagai wadah penyimpan air yang besar dan mudah untuk diakses merupakan komponen penting yang harus diperhitungkan dalam upaya pencapaian salah satu target MDGs. Ekosistem danau memiliki peran penting dalam menjamin kualitas dan kuantitas ketersediaan air tawar. Danau juga sangat peka terhadap perubahan parameter iklim. Variasi suhu dan curah hujan misalnya, dapat langsung berpengaruh pada penguapan air, tinggi permukaan dari volume air, keseimbangan air dan produktivitas biologis perairan danau.

Indonesia memiliki tidak kurang dari 500 danau dengan ciri khas sebagai “danau tropis kepulauan