KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KOTA TERKOTOR DI INDONESIA

Kementerian Negara Lingkungan Hidup mengumumkan daftar sementera kota-kota terkotor di Indonesia dalam “Malam Anugerah Lingkungan (MAL) 2006� pada hari Jumat, 16 Desember 2006 pukul 19.00-21.0 di Ball Room Hotel Ritz Carlton Jakarta. Rangkaian acara MAL 2005 selanjutnya ditayangkan di MetroTV tanggal 17 Desember 2005 pukul 19.00-20.00.

Menurut Gempur Adnan, Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang pengendalian Pencemaran Lingkungan �pengumuman peringkat kota terkotor ini dilakukan sesuai arahan dari Bapak Wakil Pesiden, Yusuf Kalla guna mendorong peningkatan kinerja kebersihan kota-kota tersebut sekaligus, untuk mendorong transparansi dari penyelenggaraan negara�.

Daftar sementara kota-kota terkotor tersebut adalah: Depok, Tangerang dan Palembang untuk kategori Kota Metropolitan, dan Bandarlampung, Batam dan Bogor untuk kategori Kota Besar.

Malam Anugerah Lingkungan 2005 dihadiri antara lain; Wakil Presiden RI, Menteri Negara Lingkungan Hidup, para Menteri Kabinet Pembangunan Bersatu, para Chief Executive Officer (CEO) perusahaan ramah lingkungan berperingkat PROPER Hijau, dan para walikota penerima piala Adipura 2005.

�Tujuan pelaksanaan MAL 2005 adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat secara luas dalam pelestarian fungsi lingkungan dan menjadikan para penerima penghargaan sebagai inspirasi bagi berbagai lapisan masyarakat lainnya�. Demikian menurut Deputi IV MENLH sekaligus Ketua Umum Kegiatan Malam Anugerah Lingkungan 2005 Yanuardi Rasudin.

Apresiasi diberikan kepada 4 kota terbaik penerima Adipura 2005, yaitu Jakarta Pusat, Pekanbaru, Jepara dan Bangli, serta 8 kota Nominasi penerima Adipura 2006 yaitu Padang, Arga Makmur, Semarang, Lumajang, Bangli, Tabanan, Gorontalo dan Kolaka.

Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan penghargaan PROPER Hijau kepada 23 perusahaan, yaitu: PT. Riau Andalan Pulp and Paper, PT. Lontar Papyrus PPM, PT. Tanjung Enim Lestari (TEL), PT. Nippon Shokubai Indonesia, PT. Chandra Asri, PT. Tripolyta, PT. Amoco Mitsui Indonesia, PT. Astra Daihatsu Motor, PT. Toyota Motor Manufacture, PT. Pertamina (Persero) Geothermal Kamojang, Chevron Texaco Energy Indoensia, Magma Nusantara Ltd., Unocal Geothermal Indonesia, PT. Unilever Indonesia Cikarang, PT. Indocement Tunggal Perkasa, PT. Panasonic Gobel Battery Indonesia, PT. Semen Cibinong pabrik Cilacap, PT. Jawa Power, PT. Smelting, PT. Unilever Indonesia Rungkut, PT. Medco Methanol Bunyu, PT. Pertamina (Persero) Geothermal Lahendong, dan PT. Newmont Nusa Tenggara.

Menurut Yahuardi Rasudin, yang juga sebagai Ketua Tim Teknis Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER), �walaupun masih banyak perusahaan di Indonesia masih mempunyai kinerja yang jelek, namun secara bertahap perusahaan-perusahaan ini dapat meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungannya.

Sedangkan Life Time Achievement Award diberikan kepada Prof. Dr. Emil Salim, tokoh lingkungan yang secara konsisten mendedikasikan dirinya untuk pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

Informasi lebih lanjut:
Asisten Deputi urusan Pengelolaan Bahan dan Limbah B3
Untuk Pertambangan, Energi, dan Migas
Kementerian Lingkungan Hidup
Telp 021-85905639 HP. 08121924334,
Email: rasiosani@menlh.go.id