KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 12 maret 2008, Menteri Negara Lingkungan Hidup  (MENLH) mengadakan kunjungan kerja ke Balikpapan. Agenda pertama Menteri adalah memberikan  pengarahan pada Workshop dalam rangka mengatisipasi kebakaran hutan 2008, Workshop Persiapan Pengembangan Pusat Kajian Lingkungan Hidup Regional Kalimantan.

Dalam workshop tersebut, diadakan sosialisasi mengenai hasil-hasil dari konferensi Tingkat tinggi (KTT) United Nation Framework for Climate Change Convention (UNFCCC) yang berlangsung di Nusa dua Bali yang intinya membahas tentang upaya mengatasi perubahan iklim, transfer teknologi antara Negara maju dan Negara berkembang, serta mekanisme insentif bagi negara berkembang yang bersedia menjaga hutannya yang tujuannya menyerap karbon yang dihasilkan oleh emisi gas rumah kaca dari Negara Maju.

Pada kunjungan kali ini MENLH juga menyaksikan penandatanganan MOU antara KLH dengan lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) dalam rangka kerjasama Pemanfaatan jasa Ilmu Pengetahuan dan tekhnologi Pengindraan jauh.

Agenda kedua MENLH adalah mengunjungi SMA 8, kegiatan yang dilakukan adalah mengunjungi kawasan hutan mangrove Margomulya yang luasnya mencapai 3,2 Ha, menyerahkan bantuan bibit mangrove sebanyak 200 pohon untuk ditanam bersama-sama dengan walikota Balikpapan yang diikuti oleh unsur muspida dan murid-murid SMA 8, dalam kesempatan yang sama kegiatan dilakukan di SMA 8, dalam kesempatan yang sama kegiatan dilakukan di SMA 8 dengan mengadakan dialog interaktif dengan siswa, banyak hal yang ditayangkan oleh siswa diantaranya mengenai perubahan iklim, dan illegal logging.

Di SMA 8 ini juga ditandatangani MOU antara PPLH Regional Kalimantan dengan Bapedalda Kota Balikpapan untuk melakukan kerjasama dalam kegiatan konservasi hutan mangrove di kelurahan Margomulyo hal ini dilakukan berdasarkan pertimbangan: (i). Komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dengan telah ditetapkannya hutan mangrove Margomulyo seluas 3,2 ha sebagai hutan kota dan rencana pengembangannya sebagai hutan wisata dan laboratorium alam; (ii). Terintegrasinya fungsi hutan mangrove kota Balikpapan sebagai fungsi konservasi, juga sebagai wisata alam, pendidikan lingkungan, penelitian, dan pengembangan serta menambah habitat bagi flora dan fauna.

Agenda ketiga MENLH juga mengunjungi Terminal Coal Gunung bayan di Tanjung Batu, Karingau Balikpapan Barat, kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang pengelolaan limbah dan polusi yang ramah lingkungan pada perusahaan pengelolaan batubara tersebut dan menteri mendapat penjelasan langsung dari General Manager (GM)  PT. Gunung Bayan Grup Micheal Sumaryanto.

Kunjungan kerja MENLH  berakhir di Gedung Biru Kaltim Post yang terletak di jalan Sukarno Hata Km 3. Di gedung biru Kaltim post MENLH diterima langsung oleh Pemred Kaltim Post Badrul Munir. Menteri mendapat penjelasan mengenai program Clean, Green dan Healthy kota Balikpapan yang diprakarsai oleh Kaltim Post yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Balikpapan. Mengakhiri kunjungan di Gedung Biru Bapak Menteri menanam pohon bersama dengan Pimpinan redaksi Kaltim Post dan Walikota Balikpapan.

Sumber:
KEPALA PUSAT PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP REGIONAL KALIMANTAN
Widodo W Sambodo
Alamat Jl. Sudirman No.19 A Balikpapan – Kalimantan Timur
Telp. 0542-738375