Kementerian Lingkungan Hidup

Republik Indonesia

Serpong, 6 Juni 2012 – Hari ini Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA meresmikan laboratorium Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (PUSARPEDAL) KLH sebagai laboratorium lingkungan rujukan nasional. Penetapan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 71 Tahun 2012. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa Pemerintah mempunyai tugas dan berwenang mengembangkan sarana dan standar laboratorium lingkungan hidup.

Sebagai laboratorium rujukan, Pusarpedal akan memberikan bimbingan teknis kepada laboratorium-laboratorium lingkungan di seluruh Kabupaten/Kota sehingga laboratorium-laboratorium yang ada di Kabupaten/Kota segera dapat dioperasikan dan dapat menghasilkan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum. Pusarpedal diharapkan dapat menghasilkan data hasil pemantauan kualitas lingkungan sehingga laboratorium rujukan nasional ini dapat mendukung kebijakan serta dapat mendukung pemerintah daerah dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA, menjelaskan, “Dengan menyandang sebagai Laboratorium Lingkungan Rujukan Nasional, saya berharap Pusarpedal mampu mendukung program-program lingkungan hidup di Indonesia terutama dalam penyediaan data untuk keperluan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yaitu melalui pengambilan dan pengujian parameter lingkungan dalam rangka penanganan kasus-kasus lingkungan, pemantauan penaatan kepada setiap usaha dan/atau kegiatan yang membuang limbahnya ke lingkungan, pengawasan penaatan seperti pengawasan dalam rangka Proper, Amdal atau UKL/UPL dan dalam rangka pengembangan baku mutu lingkungan”.

Disamping mendukung program-program kerja yang ada di Kementerian Lingkungan Hidup, Pusarpedal tetap melaksanakan pelayanan jasa pengujian di laboratorium kepada para pelanggan seperti pemerintah daerah, perusahaan dan lembaga penelitian namun kedepan pelayanan jasa laboratorium akan dibatasi pada jenis kegiatan pengujian yang tidak mampu dilaksanakan oleh laboratorium lingkungan lainnya.

Disamping menyandang sebagai laboratorium lingkungan rujukan, Pusarpedal diharapkan dapat menjadi Pusat Pemantauan Kualitas Lingkungan Hidup sehingga data-data pemantauan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh semua pihak baik pemerintah maupun pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Untuk itu kegiatan pemantauan yang selama ini dilaksanakan baik yang berkoordinasi dengan pemerintah daerah seperti pemantauan kualitas air sungai di 33 propinsi dan pemantauan kualitas udara menggunakan metode pasif sampler yang telah menjangkau hampir ke seluruh Kabupaten/Kota tetap harus dilaksanakan dan semakin ditingkatkan kualitas data yang dihasilkan.

Selama ini Pusarpedal telah melakukan kerjasama pemantauan kualitas lingkungan seperti pemantauan senyawa-senyawa berbahaya yang salah satunya adalah senyawa Persistant Organic Pollutants (POPs) bekerjasama dengan United Nations University (UNU), dan juga pemantauan deposisi asam bekerjasama dengan Jaringan Pemantauan Deposisi Asam yang ada di Asia Timur (EANET) yang diikuti oleh 13 negara. MenLH berharap agar kerjasama ini tetap harus dibangun dan dilaksanakan dengan baik serta kerjasama ini dianggap baik dan penting, karena disamping memperoleh manfaat tersedianya data pemantauan juga bermanfaat dalam peningkatan kapasitas SDM Pusarpedal.

Sebagai Laboratorium Lingkungan Rujukan Nasional, Pusarpedal sampai saat ini telah dilengkapi dengan berbagai peralatan uji parameter kualitas lingkungan. Selain itu, juga terdapat Sertifikat Akreditasi yang telah diperoleh sejak tahun 2002 yang sampai tahun ini jumlah parameter yang terakreditasi sudah mencapai 177 parameter.

UntukInformasiLebihLanjut:

Dr. Henry Bastaman, MES,
Deputi VII MenLH Bidang Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas,
KementerianLingkunganHidup,
Tlp/Fax: (021) 85916466,
email: humas.klh@gmail.com