KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LAMPU matahari yang dikembangkan untuk mengganti penggunaan lampu minyak di negara berkembang berhasil menggasak penghargaan lingkungan bergengsi dari Ashden Award for Sustainable Energy.

Pengembangnya, D Light Design, memasarkan lampu tersebut seharga US$10 atau sekitar Rp90 ribu ke kawasan Afrika yang mayoritas penduduknya kesulitan listrik dan masih mengandalkan lampu minyak.

Lampu pengganti ini diharapkan bisa mengurangi kematian yang dialami 1,5 juta penduduk per tahun akibat menghirup uap minyak tanah.

Selain itu, lampu tersebut juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon yang menjadi biang keladi perubahan iklim.

Perusahaan yang meraih Gold Award atas dedikasinya tersebut merupakan bisnis yang dikembangkan oleh pengusaha asal India.

“Lampu ini mengganti peran minyak tanah, sebagaimana telepon seluler mengganti fungsi surat,” ungkap salah satu pengusahanya, seperti dikutip BBC.

Adapun menurut pernyataan yang dibuat dalam siaran pers Ashden Awards, “Para juri terpukau melihat efektivitas strategi pemasaran perusahaan ini yang berhasil menjangkau lebih dari sejuta orang di 32 negara, dan jangkauan ini masih potensial untuk berkembang lebih luas lagi.”

Menurut dewan penghargaan tersebut, dalam tiga tahun lampu ini telah menolong 300 ribu penduduk di sembilan negara Afrika mengakses energi terbarukan dari matahari. (Ccr/M-4)

Sumber:

Media Indonesia
Selasa, 06 Juli 2010
Hal. 24
Ccr, M-4