KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA




lang=IN style='font-size:10.0pt;font-family:"Trebuchet MS";'>  

LOKAKARYA KADER LINGKUNGAN BAGI

KELOMPOK TANI SANGGABUANA

src="/i/kader.jpg" align=left hspace=12 v:shapes="_x0000_s1030"> lang=IN style='font-size:10.0pt;font-family:"Trebuchet MS";'>Bertempat di Dormitori
Pusarpedal, unit Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perkotaan menyelenggarakan
Lokakarya  Kader Lingkungan bagi Kelompok Tani Sangga Buana. Lokakarya dibuka
oleh Dr. Henri Bastaman, MES, Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perkotaan pada
tanggal 23 Oktober 2003 pagi dan ditutup oleh Ngadiyanto,SH, Kabid Masyarakat
Pekerja pada tanggal 24 Oktober 2003 siang.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari  kegiatan penanaman 1002 pohon serta
trekking di sekitar Kali Pesanggrahan yang merupakan hutan kota yang dikelola
dan dikonservasi oleh  Kelompok Tani Sangga Buana pimpinan Chaeruddin (Mang
Idin) pada bulan Februari 2003. Kegiatan tersebut adalah kerjasama Kementerian
Lingkungan Hidup dan 100,2 FeMale Radio. Pada kegiatan yang dihadiri  oleh
Menteri Negara Lingkungan Hidup, Bapak Nabiel Makarim tersebut dilakukan penanaman
pohon di Kawasan Hutan Pesanggrahan tersebut adalah merupakan daerah konservasi
dan sekaligus daerah tujuan wisata di Jakarta Selatan. Inisiatif  yang dilakukan
kelompok tani Sangga Buana dalam mengkonservasi kawasan tersebut adalah merupakan
salah satu ciri masyarakat yang berdaya dalam mengelola lingkungannya yang
menjadi tujuan dari program Warga Madani.

Sebagai bagian dari usaha pemberdayaan masyarakat dalam kerangka program warga
madani, lokakarya diselenggarakan untuk lebih meningkatkan pemahaman dan kesadaran
anggota Kelompok Tani Sangga Buana akan peran, hak dan tanggungjawabnya dalam
pelestarian lingkungan. Lokakarya diikuti oleh 32 orang peserta dengan mayoritas
peserta adalah  kaum muda di bawah usia 25 tahun. Metode yang dipakai dalam
Lokakarya adalah dengan menciptakan interaksi dua arah antara pengajar dan
peserta melalui tanya jawab, diskusi kelompok dan presentasi hasil diskusi
kelompok.  Ada 5 topik yang dibahas pada diskusi kelompok, yaitu sebagai berikut
:

Kelompok I . Konservasi Alam

Kelompok II. Pendidikan Lingkungan

Kelompok III. Pelestarian Nilai Sejarah Kali Pesanggrahan

Kelompok IV. Dampak Ekonomi

Kelompok V. Pariwisata 

src="/i/kader1.jpg" v:shapes="_x0000_i1025">

Adapun instruktur dan materi  pada lokakarya ini adalah sebagai berikut :

Waktu

Materi

Instruktur

23 Okt

Upaya Menata Sempadan Sungai

Drs. Suprayoga, Msc.,Yayasan Kirai

23 Okt

Pertanian Terpadu dan Ramah Lingkungan

Ir. Tuti Mintarsih MPPPM, Kementerian Lingkungan Hidup

23 Okt

Sistem Pengolahan Sampah Perkotaan Secara Terpadu

Ir. Sri Bebassari, Msi- BPPT

Drs. Maskana, Yayasan Kirai

24 Okt

Pemanfaatan Sampah Pertanian Melalui Budidaya Cacing Tanah

Drs. Maskana, Yayasan Kirai

Melihat tanggapan yang baik serta dan  potensi dari para peserta Lokakarya,
KLH  sangat optimis akan tewujudnya Warga Madani pada Kelompok Tani Sangga
Buana. Diharapkan pula berbagai pengetahuan yang diperoleh dari Lokakarya
ini dapat diimplementasikan di lapangan dan memberi dampak positif terhadap
anggota kelompok tani Sangga Buana serta kelestarian lingkungan kawasan hutan
Pesanggrahan . (srs)

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :
Asdep Urusan Masyarakat Perkotaan Kementerian Lingkungan Hidup
Jl. D.I.      Panjaitan kav. 24, Jakarta 13410
Tel/fax.:      021 859 11 211/ 858 0087 
Email : srs@menlh.go.id,      psaroprayogi@hotmail.com
Website:http:// www.menlh.go.id