KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Cisarua, 24 November 2013. Untuk ke 23 kalinya, Taman Safari Indonesia menyelenggarakan Lomba Foto Satwa Internasional 2013 yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Canon. Acara ini juga dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2013. Kegiatan ini sangat mendukung upaya pelestarian satwa dimana fotografi merupakan media yang banyak diminati oleh berbagai kalangan baik orang dewasa maupun anak-­‐anak. Melalui fotografi diharapkan kesadaran masyarakat terus meningkat sebagai upaya melindungi dan melestarikan satwa dalam rangka keberlanjutan keanekaragaman hayati.

Dalam Sambutannya sebelum memberikan hadiah kepada para pemenang Lomba, Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA menyatakan “Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa tahun 2013 diharapkan menjadi gerakan nasional untuk melestarikan dan melindungi puspa dan satwa. Untuk itu perlu diban gun kesepahaman dan kesepakatan bersama men genai pentingnya keanekaragaman hayati, menjalin komunikasi dan pertukaran inform asi keanekaragaman hayati antara semua pemangku kepentingan, serta menyusun rum usan konseptual dan konkrit untuk membentuk forum strategis pengelolaan keanekaragaman hayati.“

Indonesia yang dikenal dengan “Megabiodiversity Country” merupakan salah satu negara pusat keanekaragaman hayati dunia. Hal ini terlihat dari kekayaan berupa sekitar 12% (515 spesies, 39% endemik) dari total spesies binatang menyusui, urutan kedua di dunia; 7,3% (511 spesies, 150 endemik) dari total spesies reptilia, urutan keempat di dunia 17% (1531 spesies, 397 endemik) dari total spesies burung di dunia, urutan kelima 270 spesies amfib i, 100 endemik, urutan keenam di dunia 2827 spesies binatang tidak bertulang belakang, selain ikan air tawar.

Indonesia memiliki 35 spesies primata (urutan keempat, 18% endemik), dan 121 spesies kupu -­‐ kupu (44% endemik), serta memiliki lebih dari 38.000 spesies tumbuhan, 55% diantaranya endemik. Bahkan sekarang ini seiring dengan berkembangnya teknik biologi molekuler, rahasia potensi yang dimiliki setiap makhluk hidup dapat diungkap secara lengkap sehingga kekayaan keanekaragaan hayati menjadi sangat berharga terutama sebagai sumber daya genetik.

Oleh sebab itu, melalui Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa tahun 2013, mengajak semua pihak untuk melestarikan keanekaragaman hayati baik satwa maupun puspa. Tema HCPSN tahun ini adalah: Puspa dan Satwa Sahabat Kita Bersama, “Stop” Kepunahannya. Sedangkan Puspa dan Satwa yang terpilih sebagai icon HCPSN 2013 adalah Pohon Sagu (Metroxylon sago) dan Hiu Gergaji (Pristris microdon) . Alasan pemilihan Pohon sagu karena pohon sagu merupakan salah satu kekayaan hayati Indonesia yang memiliki manfaat sebagai sumber karbohidrat dan sumber pangan bagi penduduk Indonesia terutama di bagian timur. Sedangkan, Hiu gergaji merupakan hewan endemik air tawar di Danau Sentani dan saat ini masuk dalam kategori hewan terancam punah menu rut IUCN.

Untuk Informasi Lebih Lanjut:
Ir. Arief Yuwono, MA,
Deputi MENLH Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan
dan Perubahan Iklim, Kementerian LIngkungan Hidup,
Tlp/Fax: 021-­‐85904923,
Email: humaslh@gmail.com