KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

STIKOM The London School of Public Relations–Jakarta (LSPR) yang telah diakui oleh British Council sebagai the first Green Campus, kembali mengadakan acara dalam rangka mempromosikan kampanye mengatasi perubahan iklim. Bekerja same dengan World Wild Fund (WWF) dan Sudirman Park Apartment & Office Complex, STIKOM LSPR berperan sebagai volunteer dalam kampanye global, Earth Hour, Sabtu (28/3) lalu.

Selama satu jam dimulai pada pukul 20.30, para penghuni di area Sudirman ParkApartment & Office Complex diminta mematikan lampu dan untuk menghibur mereka LSPR Climate Change Champions Club –salah satu klub STIKOM LSPR yang berkonsentrasi terhadap kampanye mengatasi perubahan iklim— menghadirkan penampilan LSPR Choir, Acoustic Band dan juga stomp unik dari SMK Budi Asih, Selain para penghuni apartemen,hadir pula para dosen dan mahasiswa/i STROM LSPR, "Seperti namanya, earth hour itu jamnya  untuk bumi. Saya sangat berharap setiap orang dl setiap rumah bisa berpartisipasi dalam kampanye N. Ini pertama kalinya Indonesia ikut Global Election antara Earth dan Global Warming. Vote Earth dengan matikan lampu satu jam karena hanya dengan satu jam bagi bumi dari setiap orang dapat member! waktu untuk bumi beristirahat,", kata Lidwina Marcella selaku President LSPR 4C, Earth Hour merupakan aksi nyata warga dunia terhadap keselamatan bumi yang dimulai di Sydney pada tahun 2007 dengan volunteer sekitar 2,2 milyar rumah dan perkantoran. Cara berpartisipasi dalam kampanye ini hanya dengan mematikan lampu selama satu jam dimulai pada pukul 20,30-21.30 waktu setempat, Satu tahun kemudian kampanye ini diikuti oleh sekitar 50 jute orang yang menyebar di 35 negara di seluruh dunia, Lampu-lampu dl berbagai ikon dunia seperti Golden Gate Bridge di San Francisco dan billboard Coca Cola di Times Square pun turut dimatikan.

Dl tahun 2009 ini sebanyak 74 negara ikut berpartispasi dalam kampanye global dengan target partisipan sebanyak satu milyar orang, Indonesia pun ikut menjadi volunteer untuk pertama kalinya. Berbagai ikon Indonesia di Jakarta seperti Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia berada di dalam kegelapan selama satu jam demi keselamatan bumi.

Keuntungan yang didapat antara lain menghemat pasokan listrik sebanyak 300 MW yang dapat menyalakan 900 desa, mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar 200 juts rupiah, mengurangi emisi CO2 sekitar 284 ton, menyelamatkan lebih dari 284 pohon, menghasilkan 02 untuk lebih dari 568 orang dan masih banyak lagi. Earth Hour, satu care mudah demi keselamatan bumi, We all can make difference.
Suar-005/kcm

Sumber:
Koran Akar Rumput
Hal. 6
01 – 07 April 2009