KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 25 s/d 27 Januari 2005 Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perdesaan, Tradisional dan Adat (Asdep 2/III) melakukan aksi penanaman pohon di Kabupaten Jepara yang diprakarsai oleh Silaturahmi Mahasiswa Jepara di Jakarta (SIMAHARAJA). Rangkaian kegiatan aksi penanaman pohon ini, diawali dengan dialog interaktif Dalam Upaya Pengembalian Hutan Lindung dan Hutan Masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 25 Januari 2005. Sedangkan kegiatan pengkaderan lingkungan hidup dan penanaman pohon dilakukan pada tanggal 26-27 Januari 2005.

Dalam pembukaan, Bupati Jepara mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kepedulian dan peran aktif masyarakat Jepara terhadap permasalahan lingkungan hidup di daerahnya, dan harapannya kegiatan ini akan terus berlanjut dan terus ditingkatkan sehingga luasan lahan kritis milik masyarakat di Kabupaten Jepara setiap tahun berkurang. Dalam sambutannya Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat yang dibacakan oleh Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perdesaan, Tradisional dan Adat (Asdep 2/III) mengemukakan bahwa, menanam pohon merupakan cara yang paling tepat dan mudah dilakukan untuk menjaga lingkungan agar tetap baik dan sehat. Sangat tepat jika jenis pohon yang ditanam tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi sipenanam dan yang merawatnya. Menciptakan pasar produk kayu budaya lokal (Jepara) perlu digalakkan untuk memotivasi peran masyarakat agar mau menanam pohon sehingga masyarakat Jepara suatu saat akan mampu memenuhi permintaan kayu bangunan dan kerajinan tanpa harus melalui illegal logging dan mendatangkannya dari luar daerah.

Kegiatan penanaman pohon terfokus pada daerah lahan kritis milik masyarakat di Desa Sumosari Kecamatan Batealit dan Desa Kunir Kecamatan Keling yang dalam pelaksanaannya melibatkan seluruh masyarakat serta jajaran Pemda Kabupaten Jepara. Aksi penanaman pohon ini, merupakan wujud kepedulian masyarakat Kabupaten Jepara terhadap lingkungan hidup dan diharapkan Pemda Kabupaten Jepara semakin memperhatikan pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya.

Pada kegiatan aksi penanama pohon ini, Kementerian Lingkungan Hidup (Asdep 2/III) menyerahkan bibit pohon buah-buahan sebanyak 1000 pohon. Jumlah seluruh pohon yang ditanam sebanyak 4500 pohon; 2500 pohon di tanam pada lahan kritis milik masyarakat seluas 15 hektar di Desa Kunir Kecamatan Keling dan 2000 pohon ditanam pada lahan kritis milik masyarakat seluas 5 di Desa Sumosari Kecamatan Batealit. Disamping itu, dikukuhkan 60 kader individu petani dan 2 (dua) kader kelompok masyarakat petani dari Forum Warga petani dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan).

Informasi Lebih Lanjut:
Asisten Deputi Urusan Masyarakat Perdesaan, Tradisional dan Adat
Deputi Bidang Pengembangan Peran Masyarakat, Kementerian Lingkungan Hidup
E-mail : kalpataru@menlh.go.id
Telp : (021) 8520392