KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Workshop Website – Batam 26-27 September 2012. Secara sinergi Workshop Website kerjasama  Pusat Pengelolaan Ekoregion dilakukan. Kegiatan ini yang ketiga setelah Jawa,  Kalimantan dan berikutnya Sumatera acara ini dibuka oleh kepala PPE Sumatera dan berlangsung di Batam. Dalam kata sambutannya Kepala PPE Sumatera berharap dengan komunikasi antar BLH se-Sumatera diharapkan Informasi mengenai berbagai macam permasalahan di daerah dapat di publikasikan dalam bentuk website.

Selanjutnya Kepala PPE menyampaikan tulang punggung media informasi daerah ada di pengelola website daerah. Dengan Workshop ini diharapkan dapat terjalin kerjasama dalam bentuk pertukaran informasi dan pengetahuan dalam bidang Komunikasi dan Publikasi Website.

Pembicaraan pada sesi pertama hari Rabu, tanggal 26 September 2012 pukul 13.00 WIB membahas Materi dasar perkenalan Tentang Teknologi Komunikasi dan Publikasi dalam bentuk website yang berjudul “Website dan Teknologi Komunikasi”. Selain itu pembicara juga memacu peserta untuk bersemangat dengan menggambarkan simulasi apa yang akan terjadi kedepan perihal penggunaan teknologi komunikasi. Secara sistematis pembicara menggambarkan begitu cepatnya perkembangan teknologi komunikasi yang sekarang di istilahkan dengan sebutan Generasi pertama (G1) sampai G4. Era saat ini sudah memasuki pada era perkembangan G3, dimana informasi berupa audio, Berita (text) dan gambar/video bisa disajikan dalam satu genggaman.

Pembicara selanjutnya dilakukan pada hari kedua Kamis, Tanggal 27 September 2012, dilakukan oleh Praktisi media Domu D Ambarita, wartawan senior media Maya dan editor pada Tribunnews.com.  Karena pembicaranya dirasa pas, sebagai sesama praktisi di bidang media “maya” (website). Maka penjelasannya terlihat semakin nyata dan terasa klop jika disandingkan dengan pembicara kedua.

Banyak data-data yang ditampilkan pembicara kedua yang menggambarkan perkembangan media website kedepan.

Contohnya pada data pengguna Internet di beberapa negara; data tersebut dapat diuraikan sebagai berikut; pertama, China populasi penduduk 1,335 M Penguna Internet 513,1 (38,4%). Kedua, India populasinya 1,189 M, Penguna Internet 121,0  (10,2%). Ketiga, Jepang populasi 128,47 juta, Pengguna Internet 120 juta (80%). Keempat Indonesia populasi 245.613.043 pengguna internet 55,4 juta  (22,4%).

Dari data diatas para pengiat lingkungan boleh berbangga hati, bahwa kampanye penghematan kertas telah berhasil. Hal ini terlihat dari mulai beralihnya pengelolaan media cetak beralih ke media maya berupa website. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan pasar yang bagus untuk media Website baik berupa Portal Website, Jejaring sosial maupun Blog.

Dari data tergambar bukan hanya mulai menurunnya pembaca koran dan majalah, di Indonesia juga menurun orang yg melihat televisi digantikan dengan pengunaan Video on line (Indonesia peringkat kedua setelah Cina) dan Video mobile (Indonesia 173 ribu peringkat kedua setelah Philipina 182 ribu).

Pembicaraan diakhiri mengenai bagaimana menulis berita. Yang utama dari penulisan berita adalah berita yang disajikan harus sesuai fakta. Pembicara ini juga menjelaskan pentingnya meliput berdasarkan pengamatan dilapangan atau yang di sebut on the spot dan diakhiri dengan prinsip wawancara.

Acara akhirnya ditutup oleh Asdep Komunikasi Lingkungan Siti Aini Hanum. Yang kembali berpesan dan mengutip pembicaraan Kepala PPE Sumatera bahwa Website itu rumah yang harus dijaga. Merupakan wajah Institusi kita maka perlu di pelihara dan di isi dengan berbagai informasi. Dan mengharapkan kedepan ada jaringan (Network) antara website Pengelola Lingkungan Daerah (BLH/BLHD) dengan Website PPE dan KLH sehingga publikasi kemasyarakat semakin menyeluruh.

Sumber:

Asdep Komunikasi Lingkungan

Berita Terkait: