KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 5 September 2013. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menerima kedatangan penerima Penghargaan Kalpataru yaitu Sdr. Marandus Sirait dan LSM PILIHI Dairi yang diwakili oleh Sdr. Hasoloan Manik. Maksud kedatangan ke duanya adalah untuk memberikan klarifikasi tentang Penghargaan Kalpataru yang pernah diterimanya.

Dalam penjelasannya, Sdr. Marandus Sirait menyampaikan bahwa dirinya tidak mengembalikan Penghargaan Kalpataru tetapi mengembalikan Penghargaan yang lain. Penerima Kalpataru kategori Pembina Lingkungan tahun 2005 ini melestarikan kawasan hutan seluas 40 ha di sekitar Danau Toba dengan memanfaatkannya sebagai kawasan ekowisata. Kawasan yang bernama Taman Eden 100 ini didirikan pada tahun 1998 berlokasi di lahan milik keluarganya.

Sedangkan Sdr. Hasoloan Manik atas nama LSM PILIHI Dairi benar menyatakan mengembalikan Penghargaan Kalpataru, namun perlu memberikan klarifikasi atas sikap lembaga tersebut. LSM PILIHI Dairi mendapat Kalpataru kategori Penyelamat Lingkungan di tahun 2010 karena lembaga ini karena melakukan berbagai penguatan kapasitas kader lingkungan dan berhasil melakukan gugatan  terhadap pelaku perusakan hutan ekosistem Leuser, di antaranya  42 kasus diproses di pengadilan. Aktifitas ini secara konsisten terus dijalankan, tetapi sangat disayangkan, banyak laporan kegiatan pengrusakan hutan yang dilengkapi dengan temuan-temuan tidak direspon oleh pihak-pihak terkait. Hal ini mendorong LSM PILIHI berkirim surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup tentang pemberitahuan pengembalian Kalpataru, tertanggal 24 Agustus 2013 yang diterima tanggal 30 Agustus 2013.

Bagi Marandus Sirait dan Hasoloan Manik, status penerima penghargaan lingkungan memberi beban penerimanya karena adanya harapan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan kerusakan hutan. Menyadari kegagalan untuk memenuhi harapan tersebut karena berbagai upaya yang ditempuh tidak berhasil, maka cara terakhir adalah dengan mengembalikan Penghargaan yang diterimanya. Pengembalian Penghargaan ini dilakukan untuk menarik perhatian pemerintah dan masyarakat agar merespon berbagai persoalan perusakan hutan yang terjadi di wilayahnya.

Ke dua penerima penghargaan Kalpataru ini merupakan Kader Lingkungan yang dikukuhkan di Medan tahun 2006. Dalam pertemuan hari ini yang dihadiri oleh ke dua orang penerima Kalpataru serta Sekretaris Jendral Forum Komunikasi Keluarga Penerima Kalpataru Lestari (FOKKAL), DR. Ir. Tarsoen Waryono, MS, Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Ilyas Assaad menyampaikan “Kementerian Lingkungan Hidup tetap mengapresiasi prestasi dan peran Sdr. Maradus Sirait dan Sdr. Hasoloan Manik dalam upaya pelestarian hutan dan ekosistem di wilayahnya masing-masing. Walaupun penghargaan ini dikembalikan, ke duanya beserta kader lingkungan LSM PILIHI Dairi tetap merupakan mitra KLH dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan”.

Pengembalian Kalpataru akan ditindaklanjuti oleh Kementerian Lingkungan Hidup sesuai dengan ketentuan yang berlaku. KLH pernah melakukan Pencabutan Penghargaan Kalpataru kepada kelompok Ninik Mamak Buluh Cina tgl 31 Agustus 2009 karena terbukti merusak hutan adat Buluh Cina, Kab. Kampar, Riau.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pasal 63 angka (i) huruf (w), Pemerintah dan Pemerintah Daerah memberikan pendidikan, pelatihan, pembinaan dan penghargaan. Sejalan dengan itu, Penghargaan Kalpataru diberikan kepada individu atau kelompok yang dinilai berprestasi dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup agar dapat meningkatkan peran masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Hingga saat ini, penghargaan Kalpataru sudah diberikan kepada 313 penerima yang terdiri dari kategori Perintis Lingkungan 93 orang, Pengabdi Lingkungan 76 orang, Penyelamat Lingkungan 95 kelompok masyarakat dan Pembina Lingkungan 51 orang.

Informasi lebih lanjut:
Ir. Ilyas Asaad,
Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat,
Tlp/Fax (021) 8580087,
email: humaslh@gmail.com / www.menlh.go.id