KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

SAMPAH bisa bermanfaat tapi juga dapat jadi bencana. Tergantung bagaimana kita memandang sampah. Dibiarkan atau diolah menjadi barang bermanfaat, tentu tergantung pada kita masing-masing. Terjadinya tragedy di TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah) Leuwi Gajah tahun 2005 silam, salah satu bukti sampah akan jadi bencana jika tidak dikelola dengan baik, “jelas Gempur Adnan, Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, kepada wartawan saat menghadiri acara Istiqosah, Sabtu 21 Pebruari di Desa Ceurendeu Leuwi Gajah Batu Jajar Kota Cimahi Jawa Barat. 

Sayangnya, lanjut Gempur, belum banyak orang yang menaruh minat untuk mengolahnya, sehingga sampah menjadi masalah umum di sebagian besar kota-kota di Indonesia. Pemerintah memang tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk menertibkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. 

Konsekuensi penerapan UU tersebut, maka pengelolaan sampah secara konvensioanl dengan konsep “kumpul-angkut-buang