KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

sungai_code2.jpgKeberadaan sungai, baik di daerah perkotaan maupun perdesaan memegang peranan penting bagi keberlangsungan ekosistem suatu wilayah. Sungai selain menjadi sumber pengairan bagi penduduk sekitarnya, sekaligus juga menjadi saluran pembuangan di kala banjir. Oleh karena itu, keberadaan sungai menjadi sangat vital bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Namun, sayangnya tidak semua orang, lembaga dan instansi memiliki kepedulian yang sama tentang keberadaan sebuah sungai. Demikian juga halnya Sungai-sungai yang ada di wilayah Kota Yogyakarta memiliki peran yang sangat strategis bagi penduduk setempat. Peran tersebut tidak hanya peran secara fisik dan sosial, namun juga peran kultural yang disandangnya.

Untuk itu Kementerian Lingkungan Hidup Melalui Asdep Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya UGM bersama Komunitas Masyarakat Peduli Sungai mendiskusikan berbagai persoalan yang saat ini muncul di kawasan Sungai pada tanggal 20 Mei di Universitas Gadjah Mada. Saat ini kawasan Sungai yang melewati Perkotaan Yogyakarta terus mengalami penurunan kualitas dari waktu ke waktu walaupun sudah banyak upaya dari berbagai pihak baik dari pemerintah pusat, daerah maupun lembaga lain.

Dalam kesempatan ini Deputi Bidang Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat  Dr. Henry Bastaman MES mengemukakan bahwa selama ini permasalahan lingkungan di kawasan sungai masih dilakukan dengan pendekatan yang sangat teknis sehingga pendekatan-pendekatan yang melibatkan faktor manusia khususnya di ranah Sosial dan Kultural masih sangat jarang ditemui.

Pertemuan ini diharapkan dapat memunculkan komunitas-komunitas lingkungan peduli sungai yang lebih banyak lagi selain komunitas peduli sungai di Sungai Code yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat Yogyakarta maupun secara Nasional.

Sumber :
Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
Gd B lantai 5  : 8580087 dan 85911211
praszt@menlh.go.id