KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Green business:
Herry Prasetyo

Septic tank seringkali menjadi urusan yang remeh atau diangap sebagai penampung kotoran manusia belaka. Padahal, benda satu ini bisa berpengaruh terhadap Lingkungan dan Kesehatan orang-orang disekitarnya. Kini, mulai marak bio septic tank sebagai alternatif Pengelolaan limbah rumahtangga.

PENGOLAHAN limbah seharusnya menjadi perhatian bagi setiap orang. Limbah bukan hanya dihasilkan oleh pabrik saja. Setiap rumah tangga jelas-jelas menghasilkan aneka limbah setiap hari.

Itulah, mengapa setiap rumahtangga membutuhkan septic tank sebagai tempat penampungan  dan pengolahan limbah rumah tangga. Limbah tersebut berupa air buangan dapur, kamar mandi, air bekas cucian, maupun kotoran penghuni rumah tersebut.

Hanya saja, pemanfaatan septic tank hingga kini masih sekedar sebagai tempat penampungan limbah. Biasanya orang menyediakan septic tank dengan membuat lubang ditanah. Lubang tersebut dijadikan tempat penampungan limbah rumah tersebut.

Nah, masalah bukan berarti selesai Setelah Anda membuat Septic tank konvensional tersebut. Septic tank yang berupa galian tanah yang kemudian ditutup bata  memang bias jadi menghindarkan Anda dari bau tidak sedap limbah rumah.

Hanya saja, septic tank model galian tanah tersebut sebenarnya menggunakan teknik resapan tanah untuk menampung limbah rumah. Nah disinilah celakanya . Ketika air limbah terserap oleh tanah, otomatis tanah dan air tanah di sekitarnya ikut tercemar.

Air tanah bias tercemar oleh bakteri pathogen yang dibawah oleh limbah tersebut. Ujungnya, penghuni rumah bias sakit. Ketika mengkonsumsi air tanah tersebut.

Inovasi septic tank pun kini semakin berkembang. Kini, Septic tank modern dibuat lebih ramah Lingkungan. Namanya Bio septic tank.

Menurut Setyo Nugrtoho, Manager Pemasaran Tegalrejo Internasional online Technology, bio septic tank bisa menjadi solusi atas permasalahan pencemaran air tanah pencemaran air tanah yang muncul di perumahan-perumahan.

Nugroho menjelaskan, Bio septic tank merupakan septic tank yang didisain secara khusus dengan bentuk tangki yang terbuat dari bahan fiber glass, Bio septic tank ini memiliki kemampuan untuk mengurai limbah rumah tangga sehingga menghasilkan air bersih yang ramah lingkungan.

Menurut Himawan Cahyo Adi, Sales Manager PT. Bioseptic Waterindo Abadi, bio septic tank juga memiliki keunggulan dari segi tempat. Penggunaan bio septic tank lebih efisien dari septic tank konvernsional. “Sehingga di Lingkungan padat penduduk orang tak perlu pusing  membuat septic tank yang jaraknya jauh dari rumah atau sumur,“ katanya.

Sayangnya, penggunaan bio septic tank masih belum popular di kalangan masyarakat. “Karena, masyarakat masih belum menyadari sepenuhnya pentingnya  bio septic tank bagi Lingkungan dan juga Kesehatan manusia, keluh himawan.

Karena itulah, permintaan bio septic tank untuk rumah tangga tidak terlalu besar. Apalagi, saat ini harga bio septic tank lebih mahal ketimbang biaya membuat septic tank konvensional.

Himawan sendiri mematok harga bio septic tank dengan beberapa variasi. Bio septic tank ukuran untuk 4-6 orang dijual dengan harga Rp. 4.8 juta perunit, sementara untuk kapasitas 8 orang dibandrol dengan harga Rp. 6.5 juta per unit.

Dalam sebulan, himawan bisa menjual sekitar 10 unit bio septic tank untuk rumah tangga. Omzet dari permintaan septic tank skala rumahan ini dalam sebulan rata-rata sebasar Rp. 50 juta per bulan dengan margin keuntungan sebesar 30%.

Sementara itu Nugroho membandrol bioclean septic tank produksinya dengan harga sekitar Rp. 1.8 juta untuk ukuran 500 liter. Dalam sebulan ia bias menjual sekitar 10-15 unit.

Harry Tan, Manajer Pemasaran Graha Sentra Jaya yang Setahun terakhir ikut mengembangkan bisnis bio septic tank, mengaku baru bias menjual produk bio septic tank sebanyak dua tiga unit sebulan. Omzet yang diaraupnya pun hanya sekitar Rp. 15 juta sebulan.

Meski saat ini omzet yang diraup masih sedikit, Herry optimistis bisnis bio septic tank memiliki prospek menarik, Menurutnya, Lingkungan yang semakin sempat akan membuat orang beralih menggunakan bio septic tank, orang tak perlu lagi menyedot septic tank secara regular, katanya.

Sementara itu, menurut Himawan, bio septic tank untuk kapasitas besar memiliki prospek lebih bagus. Pengelolaan hotel, perkantoran, restoran, dan apartement akan memiliki menggunakan pengolahan limbah secara mikrobiologis ini.

Himawan mengaku, dari Januari  hingga April ini, pihaknya mendapat beberapa proyek cukup besar dari beberapa hotel dan restoran di Jakarta.

Bio septic tank berkapasitas besar ini tentu saja bertarif cukup mahal lantaran  peralatannyapun lebih komplek ketimbang bio septic tank kapasitas besar ini tentu saja bertarif cukup mahal lataran peralatannya pun  lebih komplet ketimbang bio septic tank untuk rumah tangga. Bio septic tank kapasitas 130.000 liter perhari, misalnya dijual Himawan seharga Rp. 400 juta.

Himawan menambahkan, adanya peraturan dari pemerintah agar tempat-tempat komunal, seperti hotel ataupun apartement, memiliki Pengelolaan limbah turut mendongkrak bisnis ini.

Hanya saja, tak ada aturan tegas bagi rumahtangga untuk menggunakan bio septic tank. Alhasil orang akan malas untuk membongkar rumahnya yang sudah jadi untuk sekendar memasang bio septic tank yang harganya lumayan mahal.

Untuk rumah yang mau dibangunpun, lanjutnya belum tentu pengembang berniat memasang bio septic tank karena jelas akan mengakibatkan harga jual rumah lebih tinggi.

Sumber:
Koran KONTAN
Rabu, 21 April 2010
Hal. 16.