Menjadikan Pusdiklat dan Pusarpedal Sebagai “Centre of Excellence” di Bidang Lingkungan Hidup

Serpong, Banten – Selasa, 17 Januari 2012. Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Prof.DR.Balthasar Kambuaya dan Ibu Yuliana Kambuaya mengunjungi kantor Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Pusarpedal) dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Serpong, Banten. Kunjungan ini merupakan kali pertama sejak Beliau dilantik pada bulan Oktober 2011. Pada kesempatan tersebut,  Deputi  VII Menteri Lingkungan [...]

20 Jan 2012 03:40 WIB


Serpong, Banten – Selasa, 17 Januari 2012.
Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Prof.DR.Balthasar Kambuaya dan Ibu Yuliana Kambuaya mengunjungi kantor Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Pusarpedal) dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Serpong, Banten. Kunjungan ini merupakan kali pertama sejak Beliau dilantik pada bulan Oktober 2011. Pada kesempatan tersebut,  Deputi  VII Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pembinaan Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas, DR. Henri Bastaman, menyebutkan dalam sambutannya bahwa dengan sumber daya yang ada baik pegawai maupun peralatan, maka Pusarpedal dan Pusdiklat sebagai unit teknis KLH percaya diri untuk menjadi Centre of Excellence di bidang lingkungan hidup. Dalam arahannya MenLH menyatakan bahwa KLH harus mampu menghasilkan data yang valid dan terpercaya tentang kualitas lingkungan terutama yang berhubungan dengan claim dari masyarakat.

Sebagai bagian dari KLH, Pusarpedal dan Pusdiklat beserta unit kerja KLH lainnya diharapkan mampu mendukung program-program kerja KLH dan satu suara dalam informasi-informasi yang dikeluarkan sehingga tidak terjadi perbedaan persepsi yang akan membingungkan masyarakat. Selain hal tersebut MenLH juga sangat mendukung rencana menjadikan Pusarpedal dan Pusdiklat sebagai Centre of Excellent yang dikemukakan oleh Deputi VII KLH. Lebih lanjut MenLH akan membicarakannya dengan bagian terkait di KLH.

Acara dilanjutkan dengan mengunjungi fasilitas yang ada di Pusarpedal dipandu oleh Kepala Pusarpedal Bapak Ir. Hari Wahyudi. Dalam kunjungannya ke laboratorium Udara, Air, Tanah dan Limbah Padat, Kebisingan dan Biologi, MenLH sangat antusias menanyakan bagaimana suatu data dihasilkan di laboratorium, kendala dan permasalahan yang ada juga sistem keselamatan kerja bagi analis yang bekerja di laboratorium. MenLH juga meninjau Laboratorium Dioksin yang masih dalam tahap persiapan dan akan menjadi laboratorium pertama di Indonesia yang mampu menganalisis Dioksin pada matrik lingkungan.

Di perpustakaan Pusarpedal, MenLH  diperlihatkan mengenai sistem Digital Library (mySipisis) yang sudah berjalan di perpustakaan Pusarpedal sejak 2009. Sistem digital ini mempunyai keunggulan diantaranya mempermudah anggota untuk mengetahui ketersediaan buku-buku yang ada di perpustakaan dan juga mempermudah staf perpustakaan untuk memantau keberadaan buku. Selain itu, acara kunjungan juga dilakukan dengan mengunjungi ruangan yang ada di Pusdiklat dan PPBN, didampingi oleh Kepala Pusdiklat Bapak Hendra Setiawan dan Direktur PPBN Ibu Dra. Rismawarni.

Selanjutnya acara kunjungan MenLH diakhiri dengan penanaman pohon di halaman kantor Pusarpedal-Pusdiklat. Penanaman pohon ini selain untuk penghijauan juga sebagai tradisi yang selalu dilakukan oleh menteri-menteri LH yang berkunjung sebagai kenang-kenangan dan jejak langkah kedatangan MenLH di kantor kita tercinta.(rf)

Sumber:

Pusdiklat dan Pusarpedal Serpong.
http://pusarpedal.menlh.go.id

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor