KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Tarakan, 29/1/2011 – Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mendukung dijadikannya  provinsi Kalimantan Timur  sebagai “Kaltim Green” dalam  upaya menurunkan emisi gas rumah  kaca (GRK) sebesar 26 persen  pada 2020 nanti.

“Acara penanaman sejuta pohon  sebagai kegiatan “Kaltim Green”  sangat baik dalam penurunan  emisi GRK dan rendah karbon,”  seru Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) Gusti Muhammad  Hatta dalam sambutannya di acara Penanaman Sejuta Pohon di Kota  Tarakan, Kaltim, Sabtu pagi.

MenLH optimistis target penurunan  emisi GRK dapat tercapai dengan  melakukan penanaman pohon, terlebih pada saat ini jumlah  pohon yang ditanam 2010 lalu  mencapai satu miliar lebih dari  jumlah yang ditargetkan oleh  pemerintah sebanyak satu miliar  pohon/tahun. “Sebelumnya “one man one tree” (satu orang menanam satu pohon),  tapi saat ini “one man five  tree“. Penanaman pohon bisa  kurangi emisi GRK sekitar 14  persen,” kata Gusti.

Namun, lajut MenLH, tidak hanya  melalui penanaman pohon saja  dalam upaya menurunkan emisi  GRK, melainkan penggunaan energi  yang ramah lingkungan dan hemat  energi.

Dalam sambutannya yang dibacakan  oleh Wali Kota Tarakan Udin  Hianggio, Gubernur Kaltim Awang Faroek, mengatakan, Kaltim  melalui Kaltim Green bertekad untuk menjaga kelestarian  lingkungan dalam upaya  menurunkan emisi GRK sebanyak 26  persen melalui tata kelola  pemerintahan yang berorientasi  pada lingkungan.

“Emisi GRK bisa diturunkan  menjadi 41 persen, bila  mendapatkan dukungan dari luar  negeri. Kegiatan Kaltim Green sejalan dengan komitmen  pemerintah Indonesia,” ujarnya.

MenLH menambahkan, dalam  melaksanakan Kaltim Green,  pihaknya telah berhasil menanam  sekitar 4 juta pohon selama  kurun waktu satu tahun atau  sejak dideklarasikannya Kaltim  sebagai Kaltim Green. MenLH-pun berharap kegiatan  penanaman pohon dan pemeliharaan  pohon terus dilakukan di  beberapa kabupaten/kota di  Kalimantan Timur.(YN)

Sumber:
Asdep Komunikasi -
Kabid Publikasi dan Kampanye