KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta – Bali Roadmap yang diteken di konferensi perubahan iklim (UNCCC) pada Desember 2007 tidak mengalami kemajuan berarti. Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar pun prihatin.

"Konferensi tahunan selalu terjadi perdebatan alot. Terakhir di Polandia, belum menghasilkan kemajuan berarti. Ini memprihatinkan," tegas Rachmat usai menghadiri kampanye penyelamatan bumi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (28/12/2008).

Rachmat pun berharap, menyambut tahun baru, perilaku manusia kepada bumi dapat berubah menjadi lebih baik. Diharapkan tidak ada lagi kerusakan ekosistem secara besar-besaran.

"Saya terus prihatin. Lingkungan tempat kita hidup tidak ada yang peduli. Semoga 2009 ada yang lebih peduli lagi, lebih banyak lagi. Tidak hanya ngomong tapi bertindak nyata," kata Rachmat.

Pada acara tersebut, dibentangkan juga spanduk besar berukuran 25×3 meter di tugu Selamat Datang.

"Kita harus peduli. Dari yang paling kecil, lingkungan rumah kita," kata artis
Olivia Zalianti disela-sela acara.

Spanduk dengan tulisan "Selamatkan Bumi! Bumi Tak Dapat Menunggu" itu berisi ribuan tanda tangan masyarakat yang melintas di Bundaran HI. Spanduk tersebut mengajak masyarakat untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan.

Selain dihadiri oleh warga sekitar, acara tersebut juga ikut dimeriahkan oleh sejumlah artis ibu kota yang turut membubuhkan tandatangannya seperti Nirina Zubir, Tasha, dan Olivia Zalianti.(nov/iy)

Sumber:
http://www.detiknews.com/read/2008/12/28/122549/1060167/10/meneg-klh-prihatin-bali-road-map-tak-ada-kemajuan