KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palangka Raya mengadakan kegiatan “PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ADAT DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP”. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Desember 2003 di Arboretum Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Peserta yang yang hadir sekitar 400 orang,yang terdiri dari (a) Anggota Kelompok Pelopor Tani/Nelayan dari Kelurahan Marang, Tumbang Tahai, Banturung, Tangkiling, Sei Gohong dan Kanarakan; (b) LSM-Ornop pendukung masyarakat adat; (c) Anggota DPRD Kota Palangka Raya; (d) Instansi dinas terkait dengan lingkungan hidup di Kota Palangka Raya; (e) Perwakilan Pemda Kabupaten Pulang Pisau dan Katingan; (f) Masyarakat sekitar Kecamatan Bukit Batu

Kegiatan diawali dengan atraksi seni dan budaya, seperti potong pantan, tarian dan karungut (pantun/puisi) bernuansa lingkungan, diikuti dialog interaktif dengan masyarakat menghadirkan nara sumber: tokoh adat, budayawan, anggota DPRD Kota Palangka Raya, Pemda, perguruan tinggi, LSM, dan pengusaha.

Dalam kesempatan tersebut para tokoh masyarakat adat yang diwaliki oleh para Demang menyampaikan komitmennya (deklarasi) dalam pengelolaan lingkungan. Usai deklarasi, Deputi III KLH Bidang Pengembangan Masyarakat memberikan sertifikat sebagai tanda pengukuhan 60 orang kader lingkungan dari 200 orang kader di Palangka Raya.

Kepada para kader, Ir. Arie DD Djoekardie, MA., Deputi Bidang Pengembangan
Masyarakat – KLH juga menyerahkan bantuan bibit “rotan sayur” dan “rotan getah”. Bantuan yang diserahkan ini merupakan sebagian dari 12.000 pohon rotan yang telah ditanam oleh para kader sebelumnya di pinggiran Sungai Rungan, dengan total areal seluas + 40 hektar. Masyarakat memilih jenis tanaman ini karena kedua jenis rotan tersebut dapat dikonsumsi sebagai sayuran (umbut) dan bahan baku kerajinan yang keduanya memiliki nilai ekonomis tinggi.

Di sela-sela acara penanaman pohon, Deputi III KLH menjelaskan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun kesepahaman tentang pemberdayaan masyarakat adat dalam pengelolaan lingkungan, sehingga mereka mampu memperjuangkan haknya untuk memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat, mampu berperan dalam pengambilan keputusan, berinisiatif dalam melakukan pengaturan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut hubungi:

AsDep Urusan Masyarakat Pedesaan, Tradisional dan Adat 

Jl. DI Panjaitan Kav 24 Kebun Nanas Jakarta Timur 

T:(021) 852 0392 Fax: (021) 858 0087