KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

photo_205.jpgKota padang tahun ini meraih piala Adipura yang ke 11 kali tetapi hal ini tidak serta merta membuat kota Padang telah selesai persoalan lingkungan yang dihadapi.

Sebagaimana kota besar yang lain, kota Padang juga masih diliputi berbagai persoalan lingkungan khususnya partisipasi masyarakat dalam usaha-usaha perbaikan lingkungan.

Oleh Karena itu Asdep Pemberdayaan Masyarakat Kota Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Bapedalda (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan) Kota Padang mengadakan penguatan kader lingkungan pada tanggal 11 Juli 2007.

Persoalan yang dihadapi oleh Kota Padang saat ini adalah mulai berubahnya fungsi-fungsi tata ruang di kota padang untuk berbagai kegiatan manusia sehingga ruang terbuka hijau yang semakin menurun. Selain itu lembaga-lembaga adat yang selama ini mampu menjaga lahan-lahan milik adat untuk tidak berubah fungsi ekologisnya juga mulai melemah.

Penguatan kapasitas masyarakat Kota Padang menjadi titik penting yang harus dilakukan untuk terus menciptakan Kota Padang yang lebih baik dan secara ekologis tidak kehilangan daya dukung lingkungan secara lebih drastis lagi.

Untuk itu sekitar 100 orang kader lingkungan dari berbagai kelompok masyarakat juga kelompok dunia usaha peduli lingkungan dan juga kelompok-kelompok agama dan adat telah dilantik sebagai kader lingkungan.

Diharapkan dengan adanya kader-kader lingkungan ini kepedulian masyarakat dapat ditingkatkan melalui kader-kader tersebut sebagai agent of change.

Sumber:
Asdep Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
021/85911211 / praszt@menlh.go.id