KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

13 Mar 06 10:22 WIB

Jakarta Convention Center, 15-18 Juni 2006. Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni setiap tahun diperingati di Indonesia dengan puncak acara penyerahan penghargaan lingkungan Kalpataru oleh Presiden RI di Istana Negara.

Kegiatan tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi diikuti dengan rangkaian kegiatan dalam upaya pelestarian lingkungan hidup yang dilakukan oleh stakeholders, baik oleh lembaga pemerintah, swasta, lsm maupun masyarakat.

Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan HLH-2006 tidak hanya bersifat indoors seperti pameran, seminar, workshop, namun juga bersifat outdoors, seperti pameran di lingkungan terbuka, seperti yang akan dilaksanakan di kawasan Cikeas dengan "Kampung Acil"-nya yang melibatkan ribuan siswa sekolah dasar. Selain itu, sebelum 5 Juni 2006 telah didahului berbagai kampanye melalui berbagai media massa cetak, radio dan televisi.

PLI-2006 kali ini adalah penyelenggaraan yang ke-10 kalinya dan merupakan satu-satunya pameran khusus sektor lingkungan hidup di Indonesia. Diselenggarakan bersamaan dengan Pameran EnviroIndo (Environmental Management Technology, Equipment And Control System Ekxhibition), EnergiIndo (Technology And Resources For Indonesia Energy), dan CommunityDevelopmentExpo.

Berbagai upaya sosialisasi tersebut sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar mengenai proses, kinerja dan prestasi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Kewajiban pemerintah dan hak masyarakat ini dijamin dalam UU 23/1999.

Dalam rangkaian ":Launching Program PLI-2006" pada tanggal 10 April 2006 di Hotel Ambasador Jakarta, Sekretaris Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Arief Yuwono, MA. Menegaskan bahwa PLI-2006 merupakan implementasii dari Deklarasi Rio de Janeiro yang telah diratifikasi oleh Indonesia.

Sementara itu, Deputi MENLH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Sudariyono mengatakan bahwa keberhasilan program-program community development dan pelestarian lingkungan oleh para stakeholders yang diekspose melalui pameran yang bertaraf internasional ini akan merupakan alternatif peningkatan citra Republik Indonesia di dunia internasional.

Berkenaan dengan itu, KLH mengajak seluruh stakeholders untuk bersama-sama memanfaatkan momentum HLH-2006 untuk menyosialisasikan pengelolaan lingkungan hidup melalui PLI-2006 yang akan diselenggarakan pada tanggal 15-18 Juni 2006 di Jakarta Convention Center.

Dalam penjelasannya, Direktur PT. Antheus Indonesia mengatakan bahwa selama 10 kali penyelenggaraan pameran, peserta pameran meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Pada tahun 2005 jumlah peserta berjumlah 270, yang terdiri dari pemerintah provinsi (25), kabupaten (40), kota (25), BUMN (20), LSM nasional dan internasional (40), perguruan tinggi (20), mitra media (25), dan asosiasi (15). Sementara itu, PLI-2005 telah dikunjungi sekitar 100.000 pengunjung yang didominasi oleh masyarakat umum sebanyak 87.300 orang.

Dalam pelaksanaannya, penyelenggaraan PLI-2006 dilakukan oleh PT. Antheus Indonesia dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup bertindak sebagai fasilitator. Sedangkan lembaga pemerintah lain yang berperan sebagai pendukung PLI-2006 adalah Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan Departemen Energi Sumberdaya & Mineral.

Launching PLI-2006 ini dihadiri lebih dari 86 institusi yang mewakili stakeholder yang terdiri dari wakil pemerintah pusat, provinsi, kabupaten & kota, LSM, swasta, asosiasi, perguruan tinggi, masyarakat dll.

Informasi:
PT. Antheus Indonesia
http://www.antheus.co.id/