KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Bertempat di Hotel Hyatt Aryaduta Jakarta, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, meluncurkan laporan Status Lingkungan Hidup Indonesia 2004 pada tanggal 18 Oktober 2005.

Status Lingkungan Hidup Indonesia 2004 (SLHI 2004) merupakan laporan tahunan Pemerintah Indonesia dalam pengelolaan lingkungan hidup sebagai bagian dari akuntabilitas publik sesuai dengan UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penyusunan dititikberatkan pada indikator model yang menggambarkan tekanan (pressure) dari kegiatan manusia terhadap lingkungan, menggambarkan kondisi lingkungan (the state), kecenderungan dan pengembangannya di masa depan, serta indikator response yang menggambarkan tingkat kepedulian dan partisipasi masyarakat. Selain pemantauan rutin yang disajikan dalam sembilan bab, laporan ini menampilkan lima isu lingkungan hidup yang menonjol di tahun 2004, yaitu

• pembangunan Jalan Ladia Galaska,
• pencemaran Teluk Buyat,
• pembalakan liar,
• bencana gempa Bumi dan gelombang tsunami, dan
• masalah pengelolaan sampah di TPA.

Setelah peluncuran, acara dilanjutkan dengan lokakarya yang menghadirkan pembicara dari Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat Jenderal PHKA yang membahas dua dari lima isu lingkungan hidup tahun 2004, yaitu pengelolaan limbah padat (sampah) dan pembalakan liar.

SHLI 2004 selengkapnya dapat diakses di:
http://www.menlh.go.id/terbaru/soe/artikel.php?article_id=495