KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Untuk menyelamatkan lingkungan hidup Indonesia dari kerusakan perlu instrumen teknologi yang mampu melakukan pemantauan secara efektif ke seluruh wilayah Indonesia. Sebagai negara yang kaya dengan sumber data alam termasuk mineral, kini penambangan terbuka cukup marak di berbagai daerah. Semua itu tentu memiliki dampak langsung terhadap ekosistem, dan jika tak terpantau niscaya berdampak  negatif.



Jadi masalah, Indonesia belum memiliki instrumen pemantau berupa teknologi penginderaan jarak jauh. Saat ini satelit yang jadi salah satu pilihan walau pemanfaatannya terbatas.

Deputi IV Menteri Negara Lingkungan Hidup Imam Hendargo seperti dikabarkan Kompas.com menyatakan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup menyadari, teknologi mampu memberi solusi. Namun, pemantauan kontinu setiap hari menggunakan satelit tidak mampu dilakukan karena persoalan biaya.