KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Dua puluh tujuh (27) Pimpinan Pondok Pesantren  Dan 60 Ustadz  Ikuti Sosialisasi Program Eco-Pesantren Dan Pembentukan Kader Lingkungan Pondok Pesantren Cluster Banten

eco_jpg.jpgPermasalahan lingkungan hidup adalah mutlak menjadi tanggung jawab manusia yang diutus Allah sebagai Kholifah untuk memakmurkan bumi. Hal inilah yang mungkin menjadi alasan mengapa Allah menyebutnya secara eksplisit dalam Al-Quran tentang pentingnya  lingkungan hidup dan cara-cara islami dalam mengelola dunia ini.

Kualitas lingkungan hidup sebagai indikator pembangunan dan ajaran islam sebagai teknologi untuk mengelola dunia,  jelas merupkan pesan strategis dari Allah SWT untuk diwujudkan dengan sungguh-sungguh oleh setiap muslim dan pelaksana pembangunan lainnya. Demikian antara lain yang disampaikan oleh  Drs. K.H. Mustofa Hadi Chirzin, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Manshur Serang Banten dalam sambutannya yang disampaikan pada acara Sosialisasi Program Eco-Pesantren dan Pembentukan Kader Lingkungan Pondok Pesantren tanggal 8 April 2008  di Pondok Pesantren Al-Manshur, Pabuaran Serang Banten. Beliau juga mengusulkan agar kegiatan tersebut bermotto LEBAH yakni  binatang yang tidak pernah merusak tapi dapat memberikan manfaat yang sangat besar. Kata Lebah juga merukapan singkatan dari Lestari, Bersih, Asri dan Hijau.

Sementara itu Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan mewakili Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat  dalam pengarahan pada acara yang dihadiri oleh 87 orang perwakilan dari 27 Pondok Pesantren Cluster Banten, antara lain menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut  Pertemuan Nasional Kader Lingkungan Pondok Pesantren dan Peluncuran Program Eco-Pesantren yang diselenggarakan bulan lalu  di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Program eco-Pesantren ini akan diaplikasikan dalam bentuk Karya Nyata, misalnya dalam memotivasi penyediaan sarana dan Prasarana yang ramah lingkungan, KNLH menyelenggarakan Lomba Proposal Pengembangan Sarana Fisik Pendukung Eco-Pesantren dengan kategori pilihan yang diperlombakan adalah : 1. Pengembangan Perpustakaan Bebasis Lingkungan Hidup, 2. Pengembangan Pelayanan Informasi Lingkungan, 3. Pengeloaan Sampah Terpadu, 4. Pengelolaan Sumber Air dan Sanitasi Ramah Lingkungan dan 5. Pemantaan lahan dengan kegiatan ramah lingkungan.

Kepada Pemenang Lomba tersebut akan diberikan hadiah berupa uang sebesar Rp. 15.000.000,- sebagai biaya untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan proposal yang diperlombakan. Sedangkan bagi Pondok-Pondok Pesantren yang sudah lari kencang atau telah melakukan kegiatan ramah lingkungan akan dilakukan penilaian lebih lanjut untuk mendapatkan penghargaan nasional seperti Kalpataru atau Eco-Pesantren.

Sumber :
Asdep Urusan Pemberdanaan Masyarakat Perkotaan, KNLH Gedung B. Lantai 5