KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 13 s/d 14 Juli tahun 2010, Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (Asdep 4/VI), Deputi VI Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat tradisional dan adat dalam perlindungan dan pengelolaan LH di hulu Danau Limboto yang terpusat di Desa Upomela, Kecamatan Bangomeme, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan tahun 2008 yang bekerja sama dengan Badan Lingkungan Riset dan Teknologi (Balihristi) pada waktu itu telah dikukuhkan sebanyak 360 kader (210 kader terlatih dan 18 Kader kelompok, 3 Forum komunikasi tingkat kecamatan, dan 2 percontohan kebun bibit, serta penanaman pohon sebanyak 19000 bibit).

Pada kesempatan tersebut para kader LH masyarakat tradisional dan adat di beri pengetahuan tentang peran kader lingkungan dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup (Kalpataru), penguatan kelembagaan dalam upaya PPLH, arah  kebijakan dalam perlindungan dan pengelolaan LH, dialog dengan Deputi VI KNL, dialog dengan Bupati Gorontalo, praktek lapangan (pemilahan sampah dan pembuatan kompos, pemanfaatan limbah dijadikan barang industri kreatif), pemaparan hasil praktek lapangan, dan diskusi kelompok.

Acara tersebut di hadiri lebih kurang  400 orang, dan pengukuhan kader LH masyarakat tradisional dan adat sebanyak 100 orang kader individu, 9 kader kelompok, 100 kader terlatih, 1 forum komunikasi, 1 kebun bibit, dan penanaman pohon sebanyak 2000 bibit pohon. Dengan demikian jumlah kader LH masyarakat tradisional dan adat di hulu Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo sampai tahun 2010 berjumlah sebanyak (460 kader individu, 27 kader kelompok, 310 kader terlatih, 4 forum komunikasi, 3 kebun bibit, 21 000 bibit pohon merupakan perwakilan dari 7 kecamatan yaitu: Limboto, Bongomeme, Pulubala, Telaga Biru, Tibawa, Batuda, dan Limboto Barat.

Hadir pada acara ini Bupati Gorontalo, Deputi VI KNLH, DPRD Kabupaten Gorontalo, Kepala PPLH PUSREG Wilayah Sumapapua, BLH Provinsi Gorontalo, Kepala BLH Kabupaten Gorontalo, Muspida Gorontalo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Asisten Setda Kabupaten Gorontalo, Para Kepala Dinas/Badan dan Kantor Lingkup Pemda Kabupaten Gorontalo, Para Camat Se Kabupaten Gorontalo, Tim Penggerak PKK Kab Gorontalo, Dunia usaha, dan Ketua LSM Bangun Inovasi Daerah.

Dalam sambutannya Deputi Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat DR. Henry Bastaman, MES, menegaskan bahwa modal utama untuk melestarikan lingkungan hidup adalah memberikan hak yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk melestarikan lingkungan sekitarnya yang artinya bahwa masyarakat harus berperan aktif dalam melestarikan lingkungan hidup diwilayah masing-masing. Hal ini penting mengingat keberadaan daerah hulu danau limboto yang ada saat ini luasnya semakin berkurang dan telah terjadi banyak kerusakan di daerah hulu danau agar dapat segera di tanggulangi dalam rangka untuk mengembalikan fungsi dari Danau Limboto itu sendiri, yaitu dengan meningkatkan kualitas SDM kader LH sehingga mempunyai posisi tawar`yang tinggi dalam mengajak, mendorong peran aktif masyarakat di sekitarnya terhadap pengelolaan SDA berkelanjutan dan pelestarian alam lingkungan hidup.

Pada kesempatan bersamaan Bupati Gorontalo Drs. David Bobihoe, Msi, dalam sambutan dengan adanya kegiatan pelatihan kader lingkungan masyarakat tradisional dan adat ini diharapkan muncul kader lingkungan yang baru di tiap desa, dan diharapkan kader lingkungan tersebut menjadi ujung tombak bagi pemerintah daerah dalam upaya perlindungan dan pengelolaan LH sebagaimana yang diamanatkan dalam undang undang Nomor 32 tahun 2009. Di sisi lain bupati Gorontalo menghimbau agar dalam hal pelestarian lingkungan hidup pemerintah daerah senantiasa memberikan perhatian yang serius dibuktikannya dengan beberapa kebijakan seperti setiap siswa sekolah yang melanjutkan pendidikan wajib menanam 2 pohon,  kepada pasangan yang melangsungkan pernikahan diwajibkan untuk menanam 10 pohon, dan dicanangkanya Desa Upomela menjadi Desa Lestari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program warga Madani yang selama ini dikembangkan oleh Kementerian Negara LH dan terlaksana berkat kerjasama antara KNLH dengan BLH Kabupaten Gorontalo dan LSM Bangun Inovasi Daerah.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Asisten Deputi Permberdayaan Masyarakat Pedesaan Telp/fax : (021) 8580087