KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian Negara Lingkungan Hidup bekerja sama dengan 


Balitbangpedalda Propinsi Gorontalo dan Yayasan Mutiara Hijau gorontalo.JPGGorontalo, pada tanggal 14 – 15 September 2006 mengadakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Hulu Danau Limboto dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Rangkaian kegiatan ini mencakup: Temu Stakeholders dan Sarasehan Lingkungan Hidup (dialog interaktif, pengukuhan kader, penanaman pohon, dan pelatihan kader).

Latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini karena permasalahan lingkungan yang terjadi di hulu Danau Limboto/DAS Limboto merupakan resultante dari berbagai macam faktor yang melingkupi kehidupan masyarakat dan pemerintah yang melakukan pemanfaatan lahan tanpa memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan hidup. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembalikan fungsi ekosistem hutan daerah hulu Danau Limboto dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan peran aktif masyarakat dapat ditingkatkan dan masyarakat mampu mengatasi permasalahan lingkungan hidup yang dihadapinya melalui kegiatan-kegiatan aksi nyata di lapangan.

Tujuan diselenggarakan ini adalah untuk membangun kesepakatan bersama antar sektor/dinas terkait untuk selalu melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam PLH di daerah hulu Danau Limboto, serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat pedesaan di daerah hulu Danau Limboto/DAS Limboto terhadap pengelolaan sumber daya alam (SDA) ramah lingkungan dan pelestarian lingkungan hidup.  

Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat (Deputi VI), Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Kepala Balitbangpedalda Propinsi Gorontalo, DPRD, Camat dan Dinas terkait lainnya, serta tokoh masyarakat/adat/agama dan petani hulu Danau Limboto. 

Dalam acara sarasehan lingkungan hidup, Deputi VI mengukuhkan 100 orang kader lingkungan hidup hulu Danau Limboto, yang merupakan perwakilan masyarakat petani dari 40 desa di 8 kecamatan pada Kabupaten Gorontalo. Selain itu juga dilakukan aksi penanaman pohon di daerah lahan kritis hulu Danau Limboto dan pembagian bibit pada kader lingkungan hidup hulu Danau Limboto, yang semuanya berjumlah 24.000 pohon, yang terdiri dari pohon mahoni, jati, dan kemiri. Melalui kegiatan penanaman ohon bernilai ekonomi tinggi, diharapkan tekanan masyarakat terhadap hutan di hulu Danau Limboto dapat berkurang dan kesejahteraan masyarakatnya dapat ditingkatkan, sehingga masyarakat mampu menjaga kelestarian lingkungan hidup di hulu Danau Limboto tersebut.

Informasi lebih lanjut hubungi:
Asisten Deputi Urusan Masyarakat Pedesaan
Kementerian Negara Lingkungan Hidup
Gedung B Lt. 5
Jl. DI Panjatan Kav. 24, Kebon Nanas
Jakarta Timur
Telp. 021-8520392