KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

wajo_pohon.jpgTanggal 21 Agustus 2008, Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (Asdep 4/VI), Deputi VI Kementerian Negara Lingkungan Hidup melakukan kegiatan peningkatan kapasitas kader LH  masyarakat tradisional dan adat di hulu Danau Tempe Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan yang terpusat di Desa Tonralipue, Kecamatan Tanasitolo. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan tahun 2006 dan 2007 yang lalu, dimana pada waktu itu telah di lakukan pengkaderan dan pengukuhan kader LH masyarakat tradisional dan adat hulu Danau Limboto sebanyak 214 orang yang merupakan perwakilan 8 desa di kecamatan Maniangpajo, pembentukan forum komunikasi kader LH masyarakat tradisional dan adat hulu Danau Tempe tingkat kecamatan, serta aksi penanaman pohon pada lahan kritis masyarakat di Maniangpajo sebanyak 2000 pohon, pembuatan kebun bibit berbasis swadaya masyarakat di Desa Anabanua Kecamatan Maniangpajo, dan  pelatihan kader lingkungan hidup tentang pertanian ramah lingkungan.

Pada kesempatan kali ini, para kader LH masyarakat tradisional dan adat di beri pengetahuan dan pelatihan tentang teknik pemanfaatan buah jarak pagar secara sederhana untuk energi alternatif rumah tangga, sumur resapan air secara sederhana, pengolahan sampah secara komunal guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan pupuk organik/kompos, serta budidaya padi organik dalam pot. Materi pelatihan diberikan oleh  Dewan Pakar DPKLTS, DR. Mubiyar Purwasasmita. Selain hal tersebut diatas, juga di lakukan kegiatan pengukuhan kader LH tambahan masyarakat tradisional dan adat sebanyak 190 orang yang merupakan perwakilan dari 19 desa masyarakat tradisional dan adat di Kecamatan Maniangpajo. Dengan demikian jumlah kader LH masyarakat tradisional dan adat di hulu Danau Tempe, Kabupaten Wajo sampai tahun 2008 berjumlah sebanyak 404 kader LH.

Hadir pada acara ini Muspida Wajo, Ketua Pengadilan Singkang, Ketua Pengadilan Agama Singkang, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Kepala Bapedalda Provinsi Sulsel, Kepala Bapedalda Kab. Wajo, Dandim 1406 Wajo, Asisten Sekda Kab Wajo, Ketua Tim Penggerak PKK Kab Wajo, Ketua Darma Wanita Persatuan kab Wajo, LSM Pemuda Nusantara, Para Camat, dan Lurah di Kab. Wajo.

Dalam sambutannya Deputi Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dibacakan oleh Kasubid Pemberdayaan Masyarakat menyatakan bahwa pelatihan kader LH adalah untuk meningkatkan kualitas SDM kader LH sehingga mempunyai posisi tawar`yang tinggi dalam mengajak, mendorong peran aktif masyarakat di sekitarnya terhadap pengelolaan SDA berkelanjutan dan pelestarian alam lingkungan hidup. Disamping pembentukan forum komunikasi kader LH, sarana komunikasi dan konsultasi kader LH dalam mengatasi permasalahan LH di daerahnya, baik antar kader LH maupun antara kader LH dengan pemerintah, pemerintah daerah dan dunia usaha.

Pada kesempatan ini, Bupati Wajo menghimbau kepada semua pihak yang berkompeten untuk mengembalikan kelestarian fungsi ekosistem Danau Tempe terutama di daerah hulu dengan melibatkan peran aktif masyarakat disekitarnya, melalui program kegiatan pemberdayaan masyarakat pedesaan, diharapkan kepedulian, kesadaran dan kemandirian masyarakat pedesaan dalam PLH. Disamping itu LH harus dikelola dengan prinsip pelestarian fungsi LH yang serasi, selaras dan seimbang. Hal ini tentunya tidak mudah kita capai dan diharapkan kerjasama semua pihak, termasuk dunia usaha. Dan mengajak kepada semua hadirin, agar pengelola dan pemakai sumber daya alam dan lingkungan agar dalam melakukan pembangunan, resiko terhadap LH dapat ditekan sekecil mungkin mungkin agar daya dukung dan daya tampung LH dapat dipelihara. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program warga Madani yang selama ini dikembangkan oleh Kementerian Negara LH dan terlaksana berkat kerjasama antara KNLH dengan Bapedalda Kabupaten Wajo dan LSM Pemuda Nusantara Kabupaten Wajo.

Sumber:
Asisten Deputi Permberdayaan Masyarakat Pedesaan
Telp/fax : (021) 8580087