KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

11 Special Session of the UNEP Governing Council/Global Ministerial Environment Forum dan Simultaneous Extraordinary Conference of the Parties (ExCOP) Basel, Rotterdam, and Stockholm Conventions

Ket. Foto: Tengah, Berbaju Merah, MENEG-LH Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS

Bali, 22 Februari 2010, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS secara resmi membuka Pertemuan Simultaneous Extraordinary Meetings of the Conference of Parties to the Basel, Rotterdam and Stockholm Conventions (ExCOPs) pada pukul 09.30 WITA.  Pertemuan ini berlangsung sampai dengan tanggal 24 Februari 2010 dan dihadiri oleh sekitar 1200 peserta dari 140 negara. Untuk pertama kalinya, upaya penanganan bahan kimia dan limbah berbahaya dilaksanakan dengan pendekatan life cycle approach.

Menteri Negara Lingkungan Hidup Indonesia, Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS. sebagai President COP 9 Basel Convention akan memimpin proses negosiasi tingkat dunia ini bersama dengan President COP 4 Rotterdam Convention, Judy Beaumont dari Afrika Selatan, dan President COP 4 Stockholm Convention, Gholamhossein Dehghani dari Iran. 

Pada pembukaan konferensi ini, Menteri Negara Lingkungan Hidup menyampaikan,