KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENGENDALIAN KERUSAKAN
KAWASAN KARST GUNUNG SEWU
MELALUI AKSI PENANAMAN


Picture1.jpgPada tanggal 29 Februari 2008 di Semanu- Gunung Kidul,  Yogyakarta  telah dilaksanakan  aksi penanaman yang dilakukan secara simbolis  oleh Deputi III Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Pusat Regional Jawa, Asdep. Urusan Pengendalian Kerusakan Hutan dan lahan, Bupati Gunung Kidul, Kepala Bapedalda Propinsi D.I. Yogyakarta, Bapedalda Propinsi Jawa Tengah, undangan lainnya dan diikuti oleh warga masyarakat.  Rencana aksi ini ditetapkan melalui kegiatan konservasi vegetatif atau penanaman dalam rangka menyukseskan target penanaman 2 milyar pohon yang ditetapkan oleh MENLH. Jenis pohon yang dipilih mayoritas merupakan pohon penghasil non kayu (buah-buahan) dengan harapan selain fungsi konservasi, masyarakat memperoleh hasil sampingan dari penjualan buah dengan tidak menebang kayu. Kegiatan penanaman ini bertujuan untuk mewujudkan Pengelolaan Kawasan Picture2.jpgKarst Gunung Sewu bagi kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan. Lokasi penanaman dilakukan pada telaga-telaga alami yang mengalami penyusutan debit air secara drastis di Kab. Gunung Kidul, lahan kritis di Kab. Wonogiri dan areal sekitar telaga alami di Pacitan.

Lokasi penanaman beserta jenis-jenis bibit yang ditanam :

  • Komplek Telaga Tlempek dan Gua Jlamprong, Desa Ngeposari, Kec. Semanu, Kab. Gunung Kidul seluas 8,5 ha dengan 5.800 bibit pohon nangka, srikoyo, mangga, sirsak, kluwek, durian dan alpukat.
  •   Dusun Pelem, Desa Watangrejo, Kec. Pracimantoro, Kab. Wonogiri seluas 10 hektar dengan 5000 bibit
    pohon jati, mangga, kelapa dan sukun.
  •  Telaga Guyangwarak, Desa Wareng, Kec. Punung, Kab. Pacitan seluas 6,5 ha dengan 4.700 bibit pohon kemiri, sukun, petai.Picture4.jpg

Dalam Pelaksanaan aksi penanaman yang dilakukan secara simbolis oleh Deputi III Bidang Peningkatan Konservasi SDA dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan telah diserahkan Penyusunan  Rencana Strategis  Konservasi dan Pengendalian Kerusakan Kawasan Karst Gunung Sewu.

Rencana strategis merupakan salah satu langkah untuk melaksanakan pengelolaan secara terpadu dan terencana dalam kurun waktu tertentu. Rencana Strategis ini akan menjadi acuan bagi Pemda dan KLH dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan kawasan karst. 

Picture3.jpg

Penyusunan rencana aksi ini merupakan hasil bersama oleh wakil dari instansi terkait di daerah bersama-sama dengan pakar karst yang memahami tentang kondisi kawasan karst Gunung Sewu. Disamping itu juga diserahkan SK Pembentukan Forum Kawasan Karst Gunung Sewu kepada Ketua Forum. Forum ini diarahkan sebagai wadah koordinasi  untuk mendiskusikan permasalahan yang dialami dan perencanaan kegiatan sesuai dengan rencana strategis yang disusun. 

Sumber :
Asdep Urusan Pengendalian Kerusakan Hutan dan Lahan
Tlp : 021-85904934