KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KERJASAMA UNTUK TINDAKAN PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN SERTA PENCEMARAN ASAP DI PROPINSI RIAU
kebakaran_mou.jpgSebagai tindak lanjut dari Pertemuan Komite Pengarah Tingkat Menteri Sub Regional untuk Pencermaran Asap Lintas Batas Negara yang diselenggarakan di Cebu, Philipina pada tanggal 6 November 2006 dan di Brunei Darussalam pada tanggal 28 Februari 2007, maka telah dilaksanakan penandatanganan memorandum saling pengertian antara kedua belah pihak tentang Kerjasama untuk Tindakan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Pencemaran Asap di Propinsi Riau (Collaboration in Preventive Measure to Deal with Land and Forest Fires an Haze in Riau Province) di Jakarta pada tanggal 3 Juni 2008. Pemerintah Indonesia diwakili oleh Masnellyarti Hilman (Deputi MENLH Bidang Peningkatan Konservasi SDA dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan) sedangkan Pemerintah Malaysia diwakili oleh Datuk Suboh Mohd. Yassin (Sekretaris Jenderal Kementerian Sumber Asli dan Alam Sekitar).
 
kebak_1.jpgTujuan memorandum saling pengertian ini adalah untuk mengidentifikasi dan melaksanakan secara bersama-sama tindakan jangka pendek dan jangka panjang dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Propinsi Riau. Kerjasama ini meliputi bidang-bidang sebagai berikut: a. pencegahan kebakaran (yang difokuskan pada program sosialisasi); b. kapasitas kelembagaan untuk masyarakat, petani, perusahaan perkebunan dan pemegang konsesi; c, proyek percontohan untuk pembukaan lahan tanpa bakar; d. pemulihan lahan gambut yang rusak; e. peringatan dini dan pemantauan; f. bidang kerjasama lain dalam tindakan pencegahan untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan serta pencemaran asap di Propinsi Riau yang disetujui  bersama.

Sumber:
Asdep Pengendalian Kerusakan Hutan dan Lahan