KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Pada tanggal 29 Maret 2005 diadakan Penandatangan kegiatan Program Super Kasih di Kabupaten Banyumas, Propinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar, Gubernur Propinsi Jawa Tengah, Bupati Wonosobo, Bupati Banjarnegara, Bupati Purbalingga, Bupati Banyumas dan Bupati Cilacap serta 22 industri peserta Program Super Kasih yang terdiri dari 1 industri di Kab. Wonosobo, 1 Industri di Kab. Cilacap, 2 industri di Kab. Banyumas , 8 Industri di Kab. Banjarnegara dan 10 industri di kab. Purbalingga.

Program “SUPER KASIH” merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan mendorong percepatan pentaatan industri terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup yang berlaku khususnya bidang pengendalian pencemaran air, dengan membuat Surat Pernyataan tertulis industri untuk melakukan upaya pentaatan dalam batas waktu tertentu, dengan memperhatikan faktor teknis dan administrasi yang disaksikan oleh pejabat Pusat, Propinsi dan Kabupaten/Kota.

Selain bertujuan meningkatkan kinerja industri dalam upaya pengendalian pencemaran air juga menurunkan beban pencemaran yang masuk ke perairan serta meningkatkan kualitas air sungai atau air laut; dan mengembangkan teknologi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan air limbah (IPAL).

Pada Pelaksanaan Program Super Kasih tahun 2003 secara Nasional telah ditandatangani Surat pernyataan (SUPER) oleh 65 perusahaan yang tersebar di 2 (dua) propinsi dan 1 (satu) kota meliputi Propinsi Jawa Barat, Riau, dan kota Batam. Selanjutnya pada tahun 2004 – 2005, program Super Kasih ini dikembangkan dengan target sebanyak 300 perusahaan yang tersebar di 10 propinsi dan 1 (satu) kota meliputi: Propinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, Yogyakarta, Sumatera utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Kota Batam.

Dalam Kata sambutannya Menteri Negara Lingkungan Hidup mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah di Propinsi Jawa Tengah khususnya instansi-instansi di bidang lingkungan hidup atas komitmennya dalam mengembangkan dan menyelenggarakan program Super Kasih yang merupakan salah satu dari instrumen pengelolaan lingkungan hidup, khususnya yang menyangkut pengendalian pencemaran perairan. Selain ucapan terima kasih kepada pemerintah kota, Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) juga mengucapkan selamat kepada para industriawan atas kesediaannya bekerjasama untuk mengikuti program Super Kasih.

Begitu pula Menteri Negara Lingkungan Hidup Ir. Rachmar Witoelar mengharapkan program ini dapat berjalan dengan baik sehingga kualitas perairan khususnya di Propinsi Jawa Tengah dapat meningkat walaupun kontribusi pencemaran dari industri relatif lebih kecil dibandingkan kontribusi pencemaran limbah domestik. Selain itu MenLH Ir. Rachmat Witoelar mengatakan; “merupakan PR kita bersama untuk mengurangi pencemaran air oleh sumber non institusi oleh karena itu besar harapan saya (MenLH), Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dapat terus mengintensifkan pemantauan terhadap kualitas air sungai yang ada di daerahnya dan para industriawan di Propinsi Jawa Tengah turut serta untuk meningkatkan kualitas perairan dan mentaati peraturan perundang-undangan di bidang pengendalian pencemaran air, salah satunya ikut serta berpartisipasi dan mempunyai komitmen dalam program SUPER KASIH ini”.

Selain harapannya kepada pemerintah daerah MenLH juga mengharapkan seluruh stakeholder yang berada di Propinsi Jawa Tengah untuk turut bekerja keras untuk terwujudnya Propinsi Jawa Tengah yang berseri, bersih, sehat, rapi dan indah sebagaimana yang diimpikan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. (ry)

Informasi Lebih lanjut:

Asdep Urusan Manufaktur,
Prasarana dan Jasa
Telp (021) 85904932