KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Bertempat di SMU 34 Jakarta, tanggal 25 Juli 2005 dilakukan Pencanangan Pendidikan Lingkungan untuk Pembangunan Berkelanjutan melalui Implementasi Pendidikan Lingkungan Hidup di DKI Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso bersama dengan Direktur UNESCO (didampingi wakil UNESCO Indonesia, DR. Arief Rachman) dan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Rahmat Witoelar.

Kita semua menyadari bahwa degradasi aspek dan fungsi lingkungan saat ini sudah mencapai titik terendah kualitas hidup kita saat ini. Berbagai problema yang berkaitan dengan fungsi lingkungan baik itu yang dibungkus dalam bentuk pencemaran maupun kerusakan cenderung memberikan dampak negatif hampir disemua lini – ekonomi, kesehatan, ekologi bahkan politik. Prahara, bencana-banjir, longsor dan kekeringan silih berganti menerpa dengan frekuensi yang semakin sering. Isu kelangkaan air bersih, intrusi air laut kewilayah perkotaan, perubahan fungsi dan peruntukan karena mengejar kenikmatan singkat.

Totalitas kondisi dan problematik yang sedang kita hadapi bersama ini sebagian besar disebabkan sudah hilangnya konformitas (kepatuhan) dari kita semua terhadap sikap dan perilaku yang cenderung mengkesampingkan lingkungan. Hal ini memberikan label kepada kita semua utamanya para pengambil keputusan dan para pemangku kepentingan lainnya sebagai prilaku yang menyimpang dari keteraturan sosial-yang kurang memberi makna aspek dan fungsi lingkungan bagi kita maupun bagi kehidupan generasi mendatang. Aspek penyadaran memang bersifat fundamental, namun yang diutamakan disini selanjutnya adalah bagaimana kita merubah prilaku kita yang dapat menghargai dan mencintai lingkungan sekitar kita.

Program ini merupakan tindak lanjut dari hasil Kesepakatan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dengan Menteri Negara Lingkungan Hidup mengenai Pendidikan Lingkungan. DKI Jakarta menjadi Propinsi pertama yang melakukan inisiatif menjalankan program tersebut yang dikemas dalam program Go Green School.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Negara Lingkungan Hidup memberikan dukungan penuh atas gerakan awal dari DKI dengan harapan agar disiplin dan perubahan sikap serta perilaku masyarakat, terutama untuk pelajar dan para pendidik untuk peduli dengan lingkungan segera terwujudkan dalam waktu dekat ini.

Kalau para pelajar yang masih realtif muda tersebut sudah mulai peduli, bagaimana dengan kita?(puyi)

Sumber: Asdep Edukasi dan Komunikasi Lingkungan