KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Rachmat Witoelar didampingi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Dr. Meutia Hatta Swasono, menyerahkan piala, sertifikat dan hadiah uang kepada para pemenang Lomba Kreasi Program Daur Ulang pada acara Malam Penganugerahan Peringatan Hari Ibu ke 76 tanggal 22 Desember 2004 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta. Pemenang I, Kelompok Paguyuban Sukunan Bersemi pimpinan Ibu Endah Iswanto dari D.I. Yogjakarta, telah berhasil melibatkan satu kampung yang meliputi 5 RT terdiri dari 210 keluarga atau 800 jiwa dalam melakukan gerakan penghijauan dan pengelolaan sampah secara swakelola. Saat ini, Penduduk Sukunan terbiasa dengan memilah sampah menjadi sampah organik, plastik, kertas dan logam. Limbah dapur diolah menjadi kompos di dalam gentong tanah liat yang disediakan di setiap rumah. Sedangkan sampah plastik, kertas dan logam dikumpulkan dalam drum-drum cantik yang tersebar di 23 titik lokasi untuk kemudian dijual kepada pihak lain.

Pemenang ke II, Kelompok Pemerhati dan Peduli Lingkungan Hidup (PEPULIH) Kalvalri pimpinan Ibu Agustin Mudjihartono, mengajak warga Kompleks Sejahtera Rt 005/03 dan para pengangkut sampah untuk memilah sampah serta mengajarkan cara memanfaatkan sampah organik menjadi kompos dan pakan ternak. Bendera hijau di depan rumah warga menandakan pemiliknya telah memilah sampah organik dan non organik. Sedangkan, bendera hijau dan coklat menandakan pemilik rumah sudah memanfaatkan limbah organiknya menjadi kompos bahkan pakan ternak. Ajakan untuk peduli dan turut serta dalam menjaga lingkungan disebarkan dalam bentuk pemasangan slogan menarik yang ditempel di sudut-sudut kompleks.

Pemenang ke III, Komunitas Peduli Lingkungan dan Alam SMA Al-Izhar (KOMPILASI) pimpinan Puti Safira, tampil dengan gaya berbeda dalam menularkan kepedulian lingkungannya kepada 40 anak SD Negeri binaannya. Dengan tema “Sampah itu bisa jadi SERU (Seribu Rupa)�, KOMPILASI menyebarkan informasi tentang lingkungan hidup dan daur ulang limbah melalui pendekatan khas anak muda seperti permainan, pembuatan kartu ucapan, pemutaran film lingkungan hasil produksinya sendiri, lomba lukis serta pemuatan bubur kertas dan sabun.

Tujuan utama dari lomba ini adalah menemukan pionir-pionir lingkungan, sehingga timbul inisiatif lokal pada masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup. Meskipun lomba ini ditujukan untuk kelompok perempuan, namun keterlibatan laki-laki adalah mutlak mengingat pengelolaan lingkungan merupakan tanggungjawab bersama. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Warga Madani KLH yang melibatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Kelompok Peduli Anak Indonesia (KPAI) serta Femina Group.

Informasi lebih lanjut:
Asdep urusan Masyarakat Perkotaan
Kementerian Lingkungan Hidup
Tel/fax: 021-85911211
Email: sinta@menlh.go.id