Kementerian Lingkungan Hidup

Republik Indonesia

maluku11.jpgTernate, 23 November 2006. Dihadapan 200 undangan pada Dialog Interaktif Pemberdayaan Masyarakat Adat Maluku Utara dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup,  100 orang tokoh adat Maluku Utara dikukuhkan sebagai kader lingkungan. Mereka tersebar di beberapa komunitas adat di Ternate, Halmahera Utara, dan Halmahera Selatan. Melalui peran WALHI Maluku Utara, mereka direkrut dari tokoh-tokoh adat dari komunitas adat.

Dialog interaktif berlangsung di Kota Ternate dihadiri oleh sekitar 200 orang perutusan komunitas adat, petani, nelayan, tokoh agama dan berbagai unsur masyarakat lainnya. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Prof. H. Madjid Abdullah dan Wakil Walikota Ternate,  Drs Amas Dinse. Pada kesempatan ini, Deputi VI KLH, Drs. Sudariyono, memuji kondisi lingkungan sekitar kota Ternate yang relatif masih hijau oleh pepohonan produktif, seperti cengkeh dan pala. Kondisi ini perlu dipertahankan dengan gerakan penanaman pohon yang memberi  fungsi konservasi sekaligus manfaat ekonomi bagi si penanam.

Isu yang berkembang dalam dialog adalah terkait dengan dampak  kegiatan  pertambangan PT Nusa Halmahera Mineral (NHM), seperti  tailing di Teluk Kao, dan konflik  dengan komunitas adat lokal. Diperlukan  komitmen para pelaku pembangunan (pemrakarsa) untuk mengelola dampak kegiatan secara konsisten, tentu dengan melibatkan peran masyarakat sekitar.

Rangkaian dialog ditandai dengan  penyampaian ko­mit­men dari masyarakat, pengu­kuhan 100 kader lingkungan, penanaman  pohon secara simbolik oleh Deputi VI KLH. Pelaksanaan kegiatan ini difasilitasi oleh Kemnterian Negara Lingkungan Hidup dan dilaksanakan oleh WALHI Maluku Utara dan didukung lembaga mitra lain, yaitu: HIBUALAMO,  LBH Ternate,  Epigonen, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Maluku dan Maluku Utara,  Nurani Mandiri Maluku Utara, Solidaritas Perjuangan Untuk Rakyat,  Lembaga Kajian Sumber Daya Pesisir, dan Pemerintah Kota Ternate. ***

Sumber:

Asdep Urusan Masyarakat Perdesaan
Deputi VI, Gedung B, Lantai 5 KLH
Jalan D.I. Panjaitan, Kebon Nanas
Jakarta Timur 13410
Telp (021) 8520392; Faks. (021) 8580087