KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

lampung_01.jpgPermasalahan lingkungan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab Pemerintah saja tetapi harus menjadi tanggung jawab kita semua, Undang-undang No. 23 tahun 1997 tentang Lingkungan Hidup antara lain memuat ketentuan bahwa kita semua berhak untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, namun serentak dengan itu kita juga mempunyai kewajiban untuk memelihara lingkungan dan tidak melakukan perusakan atau pencemaran. Hal ini disampaikan oleh Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan yang diwakili oleh Kepala Bidang Masyarakat Permukiman.

 

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pelatihan dan Pembentukan Kader Masyarakat Perkotaan Peduli Lingkungan di kawasan Perkotaan Bandar Lampung, diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus 2007 atas kerjasama Kementerian Negara Lingkungan Hidup dengan Pusat Penelitian Lingkungan (PPL) Universitas Lampung dilanjutkan dengan Pengukuh-an Kader Lingkungan Hidup sebagai bentuk pengakuan dan legalisasi atas aktivitas dan inisiatif masyarakat dalam mengelola lingkungannya.

 

Dipilihnya Kelurahan Batuputu, Kec. Teluk Betung Utara sebagai tempat pelaksanaan pelatihan, karena wilayah tersebut berada dalam Taman Kedaton yang merupakan wilayah penyangga dan resapan bagi sumber air PDAM Kota Bandar Lampung, sehingga perlu mendapat perhatian dalam pelestariannya.

 

Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Universitas Lampung yang bertindak selaku penitia pelaksana dalam laporannya antara lain menyampaikan bahwa tujuan utama penyelenggaraaan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dalam penyelematan lingkungan, khususnya di wilayah taman Kedaton sebagai hutan kota dan satu-satunya resapan air bagi wilayah Batuputu, Sumber Agung, Sumur Putri dan Sukarame II, Kota Bandar Lampung. Oleh karena itulah ke 50 orang peserta pelatihan diutama dari wilayah tersebut, dengan harapan mereka dapat memahami, mengerti dan mempunyai kemampuan dalam pengelolaan lingkungannya yang berada di daerah resapan air.

 

Dalam pelatihan tersebut turut memberikan pembekalan Kepala Bapedalda dan Kepala Bapeda Kota Bandar Lampung yang antara lain mengarahkan bahwa hutan wisata Kedaton menjadi eko wisata, sedangkan Kepala Bapeda Kota Bandar Lampung memberikan penjelasan tentang kebijakan tata ruang Batuputu dimana taman kedaton berlokasi.

 

Pada Kesempatan tersebut dilakukan penyerahan 1.110 bibit Pohon buah-buahan (Manggis, Dukuh, Sawo, Durian dan Mangga) jenis pohon tersebut merupakan pilihan para peserta yang dianggap cocok dengan kondisi setempat perwakilan 4 Kelurahan yang akan dijadikan model Percontohan.

 

Kader lingkungan masyarakat perkotaan ini, merupakan yang pertama di Bandar lampung, oleh karena itulah Kementerian Negara Lingkungan Hidup menaruh harapan besar kepada 50 orang peserta pelatihan yang akan dikukuhkan sebagai kader lingkungan untuk dapat berperan pada lini terdepan, menjadi pioneer dalam melakukan pembelaan terhadap lingkungannya dan mempunyai kemampuan dalam melakukan akasinyata mengatasi permasalahan lingkungan yang dihadapinya guna mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, yang menjadi hak dan dambaan kita semua.

 

Sumber :

Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan

Gedung B Lt. V, Telp/Fax : (021- 85911211