KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

saltat.jpgPada tanggal 4 Apri   2007 di Pendopo Lokatantra, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Deputi Bidang Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, telah mengukuhkan 100 orang warga masyarakat di kawasan Perkotaan sebagai  Kader Peduli lingkungan.

Dalam sambutannya, Deputi VI menyampikan bahwa  Kesalahan memperlakukan lingkungan saat ini akan membawa dampak pada generasi yang akan datang oleh sebab itu merubah perilaku peduli lingkungan hendaknya dimulai sejak dini, yaitu mulai anak dalam masa pendidikan 12 tahun sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah umum (SMU)  adalah waktu yang sangat panjang untuk merubah perilaku peduli lingkungan, karenannya tepat sekali jika perilaku cinta lingkungan ditanamkan sejak masa sekolah ini.

Bupati Lamongan H. Masfuk, SH saat membuka acara workshop tersebut  mengatakan bahwa masalah lingkungan adalah masalah semua unsur tidak terkecuali Pedagang Kaki lima (PKL), karenanya diperlukan persepsi yang sama untuk pengelolaannya. Oleh sebab itu untuk menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya tugas pemerintah, namun menjadi tugas semua unsur. Beliau juga mengatakan “tidak ada pengaplingan dalam menghirup udara, semuanya bebas menghirup udara, karenanya untuk menjaga udara sehat  juga menjadi tugas semua unsur