KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

 

Siaran
Pers


 
Kementerian Lingkungan Hidup



Mengumumkan Hasil Lomba Emisi Kendaraan Dinas/Operasional Kantor 2004


Jakarta, 9 September 2004 – Hari ini


Kementerian Lingkungan Hidup



mengumumkan hasil Lomba Emisi Kendaraan Dinas/Operasional Kantor 2004.
Penyerahan piala kepada 6 (enam) peraih predikat best of the best
dilakukan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, Nabiel Makarim.  Dalam
kesempatan yang sama, Menteri Negara Lingkungan Hidup juga menyerahkan
penghargaan kepada 5 kota peserta lomba.  Hasil pemenang secara lengkap
terlampir.  Lomba emisi ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup
bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan
Denpasar.  Kegiatan pengukuran dilaksanakan secara bersamaan pada bulan Juni –
Juli 2004 yang lalu. 


Acara dilanjutkan dengan uji emisi kendaraan di pelataran parkir kantor KLH
dalam rangkaian gerakan


Apresiasi Emisi Bersih (AEB) oleh BPLHD DKI Jakarta sebagai bentuk kampanye uji
emisi bersih
. 


Dalam organisasi AEB, KLH duduk sebagai Ketua Komisi Pengawas. 


Pada kesempatan ini, Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Cornelia Agatha,
seorang public figure yang peduli lingkungan, yang hadir pada acara
tersebut, turut menghentikan kendaraan yang masuk ke pintu gerbang kantor KLH
untuk diuji emisinya. 


Dalam sambutannya, Menteri Negara Lingkungan Hidup mengajak pemilik kendaraan
untuk melakukan uji emisi secara berkala dan terjadwal agar kendaraannya
memenuhi baku mutu emisi gas buang yang berlaku.  Nabiel juga menyatakan bahwa
instansi atau kantor dapat menjadi contoh bagi masyarakat sebagai pelopor dalam
melakukan kegiatan pemeriksaan dan perawatan kendaraan karena kegiatan tersebut
memberi keuntungan antara lain dapat menghemat bahan bakar minyak, menghemat
suku cadang, memperpanjang umur pakai mesin dan mengurangi emisi gas buang.


Acara ini


dihadiri oleh para pemenang lomba, gubernur dari Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa
Tengah, Jawa Timur dan Bali serta walikota dari kota peserta dan kota calon
peserta seperti Palembang, Pekanbaru, Padang, Medan,
Batam Banjarmasin dan Makasar.
 


Penilaian lomba emisi didasarkan pada kualitas emisi gas buang dan kemampuan
perawatan kendaraan
.  Ob
yektivitas
lomba adalah emisi gabungan terendah dan nilai peserta adalah nilai seluruh
kendaraan yang diukur emisinya.  Perhitungan penilaian kendaraan berdasarkan
pada ambang batas parameter pencemar udara (HC, CO, opasitas) sesuai dengan
KepMen no.

35 tahun
1993 dan mempertimbangkan usia kendaraan.  Lomba dibagi menjadi empat kategori,
yaitu Instansi Pemerintah, Instansi Swasta, Emisi Terendah dan Perawatan Terbaik,
kecuali untuk Kota Semarang dimana hanya ada 2 kategori lomba yaitu Instansi (pemerintah/swasta)
dan Emisi Terendah/Perawatan Terbaik.  Ke-6 peraih predikat best of the best
dipilih dari keseluruhan pemenang lomba dari 5 kota tersebut.

Tujuan
dari lomba emisi ini adalah untuk meningkatkan penaatan baku mutu emisi gas
buang secara institusi kepemilikan kendaraan bermotor dalam rangka pengelolaan
pencemaran udara; meningkatkan kesadaran masyarakat mewujudkan udara bersih dan
mengurangi dampak emisi gas buang kendaraan bermotor terhadap kesehatan
masyarakat. 

Dalam
rangka Pengendalian Emisi Sumber Bergerak, khususnya emisi gas buang kendaraan
bermotor, yang merupakan bagian dari Program Langit Biru yang dicetuskan pada
bulan Agustus 1996,


diharapkan jajaran pemerintah kota dapat melaksanakan lomba emisi ini
sebagai kegiatan rutin dan juga melakukan

spot
check

(uji petik) emisi gas buang di jalan raya sebagai partisipasi pemilik kendaraan.
 
Kementerian Lingkungan Hidup akan memperluas wilayah kegiatan udara bersih ke
kota-kota besar lainnya. 


Kegiatan lomba emisi juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat
penaatan terhadap KepMen LH No. 35 tahun 1993 dan dijadikan sebagai bahan
pertimbangan dalam revisinya yang dijadwalkan selesai pada tahun 2004.  Beberapa
walikota sedang mempersiapkan perangkat peraturan dalam pengelolaan udara bersih
khususnya yang berasal dari sumber bergerak.  Program tersebut sangat penting
dilakukan mengingat semakin tingginya populasi kendaraan bermotor khususnya di
kota besar yang mengakibatkan menurunnya kualitas udara.  Diharapkan kegiatan
Lomba Emisi tersebut akan dilanjutkan dengan tindak nyata lainnya.

Untuk informasi
lebih lanjut mengenai kegiatan Uji Emisi dapat menghubungi:

Ridwan D.
Tamin, M.S.
Asdep Urusan
Emisi Kendaraan Kementerian Lingkungan Hidup
Tel/Fax: (021)
859 11207
Email    :
emisikendaraan@menlh.go.id
Contact Person:
Agus Saefudin

 

Lembaran Fakta

LAPORAN
KEGIATAN LOMBA EMISI KENDARAAN DINAS/OPERASIONAL KANTOR 2004

Peserta
Lomba

 

Instansi

Kota

Bandung

Semarang

Yogyakarta

Surabaya

Denpasar

Pemerintah

24

42

22

21

22

Swasta

7

16

8

9

8

Jumlah Uji Emisi

712

868

618

648

605

 

Pemenang
Lomba

1.      
Kota Bandung

Juara

Kategori

 

Pemerintah

Swasta

I

RSUD. Ujung Berung

PT. INTI

II

DIPENDA Pemkot

Hotel Papandayan

III

Pengadilan  Negeri TK. I
Bandung

RS. Boromeus

 
Emisi
Terendah:
No. Pol: 310907 – VIII, Suzuki 1996, Pemilik: POLTABES

Perawatan Terbaik:
No. Pol: D 150 DK, Toyota Cresida Tahun 1985, Pemilik:
Setda Prop. Jabar


 

2.      
Kota Semarang

Juara

Kategori

 

Pemerintah/Swasta

I

PT. Telkom

 

II

BPD Jateng

 

III

Badan Kota
Semarang (Grup C)

 

      Emisi
Terendah dan Perawatan Terbaik

No. Pol: H
7266 RA, Daihatsu Hijet 1985, Pemilik: Bag. Umum Pemkot Semarang
No. Pol: H
8338 RR, Chevrolet 1991, Pemilik: Bapeda
No. Pol: H
55 A, Opel 1997, Pemilik: PDAM
 

3.      
Kota Yogyakarta

Juara

Kategori

 

Pemerintah

Swasta

I

RSUD Kota

PT. SARI HUSADA

II

Bank Tabungan Negara

Universitas Ahmad Dahlan
YK

III

Bank Rakyat Indonesia

Universitas Muhamadiyah YK

 

Emisi terendah:
No. Pol: AB 8143 DE,
Pemilik: Kuslinah Riniati, SE.

Perawatan Terbaik:
No. Pol: AB 17 A, Pemilik: Sekretariat PEMKOT

 

4.      
Kota Surabaya

Juara

Kategori

 

Pemerintah

Swasta

I

Telkom

Bank Niaga

II

Dinas Lingkungan Hidup

Pertamina

III

Polwiltabes

Jamsostek

 
Emisi
Terendah:
No. Pol: L 348 BA, Mazda 1991, Pemilik: Dinas Kebersihan

Perawatan Terbaik:
No. Pol: L 348 NC, Peugeot 1975, Pemilik: Dinas
Pertamanan

 

5.      
Kota Denpasar

Juara

Kategori

 

Pemerintah

Swasta

I

Biro Umum Setda Propinsi
Bali

PT Telkomsel

II

PT. Bank Mandiri

PT Dwima Perdana Transport

III

Polda Bali A

PT Coca Cola

 
Emisi
terendah dan Perawatan Terbaik:

Emisi Terendah : No. Pol: DK 166,  1989, Pemilik: Biro
Umum Setda Propinsi Bali

 

 

JUARA LOMBA
EMISI TINGKAT NASIONAL TAHUN 2004 (Best of the Best)

 

Juara Grup
Instansi untuk Peserta di 5 Kota:

Biro
Umum Setda , Propinsi Bali
PT. Bank
Mandiri, Denpasar
PT. TELKOM,
Semarang

 

Juara Emisi
terendah :

Nomor
Kendaraan : H 55 A, OPEL, Instansi : PDAM, Semarang
Nomor
Kendaraan : 310907-VIII, Suzuki, Instansi : POLTABES, Bandung
Nomor
Kendaraan : H 7266 RA, Instansi : Biro umum Pemkot , Semarang