KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENGUMUMAN PRAKUALIFIKASI

Nomor : 006/PPBJ/Dep.III/KLH/VII/2012

Panitia Pengadaan Barang/Jasa Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup akan menyelenggarakan Prakualifikasi untuk Pekerjaan dengan sumber pendanaan APBN tahun Anggaran 2012 sebagai berikut :

 

No Kode Paket Pekerjaan Nama Paket Pekerjaan Lingkup Pekerjaan HPS 

(Rp.)

1 U1 Jasa Lainnya Taman Keanekaragaman Hayati Sulawesi Tengah 1)    Pengadaan bibit jenis lokal 

2)    Penyusunan database

3)    Penanaman dan pemeliharaan tanaman

4)    Sosialisasi dan penyuluhan

5)    Pembangunan sarana pemeliharaan

6)    Pembuatan beanner

7)    Pembuatan papan proyek dan prasasti serta tempat prasasti

8)    Pembuatan leaflet dan booklet

9)    Penyusunan laporan awal dan akhir

432.853.900
2 U2 Jasa Lainnya Fasilitasi Program Kampung Iklim (PROKLIM) di Daerah 1)    Mempersiapkan, mengolah dan menyusun bahan-bahan paket sosialisasi program kampung iklim dengan desai menarik 

2)    Mempersiapkan dan membuat satu paket media visual PROKLIM (durasi 5 menit dan 15 detik)

3)    Melakukan kegiatan pengambilan gambar dan interview dengan masyarakat (apabila diperlukan) di lokasi-lokasi yang telah melakukan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dan berpotensi sebagai lokasi PROKLIM

4)    Menyampaikan laporan secara berkala secara lisan dan tulisan (laporan awal kegiatan dan laporan akhir)

250.000.000
3 U3 Jasa Lainnya Implementasi Kearifan Lokal (Laut Larangan) dalam Pengelolaan Lingkungan Pesisir dan Laut secara Terpadu  Kab. Serdang Bedagai 1)   Membangun sistem dan sosialisasi pada pemerintah kabupaten/kota sebagai wilayah pilot proyek 

2)    Merancang detil design kegiatan menyangkut administrasi dan teknis pemulihan kualitas laut larangan.

3)    Menyiapkan infrastuktur pendukung keberhasilan. seperti penyediaan rumpon berpengelola dan penetapan wilayah laut larangan dalam kewenangan pemerintah daerah Kabupaten/Kota.

4)    Penyediaan rumpon yang mampu mengantisipasi pengrusakan oleh jaring pukat  harimau.

5)    Penyediaan fasilitas dan pengaturan  kerja nelayan dalam kelompok pengelola laut larangan untuk menghindari pencurian ikan baik melalui tangkapan jaring maupun dengan sistem pencurian menggunakan lampu.

6)    Membangun kelompok nelayan yang akan jadi peserta pilot proyek.

7)    Sosialisasi kepada kelompok nelayan calon peserta pengelola laut larangan.

8)    Pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat pesisir pantai untuk peningkatan kualitas lingkungan biota perairan pantai dan laut dangkal melaalui kegiatan laut larangan

250.000.000
4 U4 Jasa Konsultansi Valuasi Ekonomi dan Daya Dukung Terumbu Karang Terhadap Ekowisata Laut Kabupaten Raja Ampat A. Daya Dukung Lingkungan Terumbu Karang

1)    Perhitungan Daya dukung lingkungan Terumbu karang dibagi dalam 3 faktor yaitu : Ekologi, Ekonomi dan Sosial.

2)    Ekologi yang menjadi faktor/frame utama dalam perhitungan Daya dukung lingkungan adalah Ekologi dari Terumbu Karang  dengan komunitas terumbu karangnya.

3)    Kearifan Lokal terkait dengan upaya konservasi lingkungan khusunya untuk terumbu karang menjadi perhatian utama yang akan memberikan pengaruh kepada perhitugnan Daya dukung lingkungan Terumbu karang.

4)    Hasil perhitungan Daya dukung lingkungan akan diperhitungan juga pengaruhnya dengan Isu kegiatan-kegiatan lainnya, seperti Perikanan, Pertambangan,Industri, Perdagangan dan lainnya bila dianggap berkorelasi dan memberikan pengaruh yang signifikan.

5)    Hasil perhitungan Daya dukung lingkungan Terumu karang ini akan dimasukkan kedalam bentuk perhitungan model dengan mengacu dan berkorelasi dengan waktu (model dinamis) yang akan dimasukkan dalam model utama, dimana :

a.      Variable Ekologi sebagai pembatas utama dari daya dukung lingkungan

b.      Variable Ekologi ditumpangkan/dioverlay-kan susun dengan variable ekonomi dan variable sosial, dimana yang akan melakukan penyesuaian adalah untuk variable Ekonomi dan variable sosial.

c.      Kemudian akan dibandingkan dengan pendapatan khusus untuk Ekotourism dengan kegiatan Pertambangan.

6)    Perhitungan dan model ini akan didukung dengan data keruangan (spasial) dimana setiap wilayah terumbu karang di pesisir pulau-pulau yang ada di wilayah Kabupaten Raja Ampat secara spasial akan dihitung luasan dari tutupan terumbu karang yang dapat diinterpretasikan berdasarkan kepada data spasial yang ada.

 

B. Valuasi Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang

1)   identifikasi manfaat dan fungsi keterkaitan antar komponen sumberdaya pesisir dan laut,

2)    kuantifikasi seluruh manfaat dan fungsi tersebut ke dalam nilai uang, dan

3)    penilaian alternatif alokasi pemanfaatan lahan pesisir.

345.000.000
5 U5 Jasa Lainnya Model Perlindungan Mata Air di Nusa Tenggara Barat 1)   Pertemuan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. 

2)   Pertemuan penyusunan desain rencana model pemulihan kerusakan mata air berbasis masyarakat.

3)   Pembuatan demplot perlindungan mata air berbasis masyarakat, berupa: pengamanan/ pemagaran, penanaman pohon, instalasi pipa dan bangunan penampung air bersih di 3 (tiga) kabupaten.

4)   Pertemuan penyusunan mekanisme kelembagaan masyarakat perlindungan mata air.

5)   Workshop model perlindungan mata air di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

400.000.000
6 U6 Jasa Lainnya Interpretasi Citra Satelit dalam rangka Pemetaan Kesatuan Hidrologis Gambut Papua 1)   Pertemuan teknis dan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. 

2)   Pengadaan peta Topografi, penguasaan/BPN, rencana ruang, tanah, dan peta lain yang menginformasikan keberadaan lahan gambut di lokus kegiatan.

3)   Inventarisasi data dan informasi melaui pemanfaatan citra satelit dan peta terkait lainnya untuk menyusun peta indikasi batas kesatuan hidrologis gambut, kondisi, dan daerah puncak kubah gambut dan ekosistem gambut di wilayah pulau Papua.

4)   Identifikasi, deliniasi terkait dengan keberadaan, sebaran ekosistem gambut, dan batas kawasan kesatuan hidrologis gambut (KHG), daerah puncak kubah gambut dan kondisi tutupan vegetasi.

5)   Menyusun laporan (pendahuluan, kemajuan, dan akhir) hasil inventarisasi dan identifikasi daerah kawasan kesatuan hidrologis gambut dan tutupan vegetasi, termasuk Peta kesatuan hidrologis gambut (KHG) wilayah pulau Papua yang telah diverifikasi dengan skala 1 : 250.000.

6)   Sosialisasi dan konsultasi publik (verifikasi awal) hasil interpretasi kesatuan hidrologis gambut di wilayah pulau Papua.

7)   Penyusunan laporan Akhir (hasil identifikasi dan verifikasi awal, dan Peta hasil interpretasi Kesatuan Hidrologis Gambut pulau Papua dengan skala 1 : 250.000).

800.000.000
7 U7 Jasa Konsultansi Kajian Opsi dan Implementasi Mata Pencaharian Alternatif Masyarakat untuk Perlindungan CB-GSK Kabupaten Bengkalis, Riau 1)    Perencanaan dan persiapan, 

2)    Pengumpulan data dan informasi,

3)    Pertemuan konsultasi,

4)    Penyusunan hasil kajian opsi mata pencaharian alternatif masyarakat,

5)    Pendampingan dan implementasi mata pencaharian alternatif masyarakat

6)    Penyusunan laporan (awal/kemajuan dan akhir)

225.000.000
8 U8 Jasa Konsultansi Fasilitasi Pertukaran Informasi tentang Praktek-Praktek Pengelolaan Hutan Rawa Gambut Berkelanjutan dan Mata Pencaharian Alternatif 1)    Perencanaan dan persiapan; 

2)    Pertemuan konsultasi;

3)    Inventarisasi data dan informasi;

4)    Fasilitasi program pertukaran informasi tentang praktek-praktek yang terbaik untuk pengelolaan hutan rawa gambut berkelanjutan, dan memberikan insentif untuk masyarakat lokal melalui mata pencaharian alternativet.

5)    Identifikasi alternatif mata pencaharian masyarakat

6)    Pemberian insentif pada masyarakat yang mengelola lahan gambut berkelanjutan;

7)    Penyusunan laporan awal/kemajuan; dan

8)    Penyusunan laporan akhir.

207.000.000

 

Kepada rekanan yang berminat untuk mengikuti prakualifikasi untuk pelelangan tersebut di atas agar mendaftarkan perusahaannya kepada Panitia Pengadaan Barang dan Jasa pada:

  1. Tempat Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup Gedung A Lt. 5 Jl. DI. Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas Jakarta Timur.
  2. Pendaftaran dan pengambilan dokumen dimulai tanggal :  31 Juli  s.d. 8 Agustus 2012 Jam 10.00 – 15.00 WIB
  3. Persyaratan:

a.      Klasifikasi usaha kecil

b.      Pendaftar membawa surat tugas dari pimpinan perusahaan

c.       Menyerahkan fotocopy Surat Ijin Usaha  Jasa Konsultansi yang masih berlaku 1 (satu) lembar

d.      Menyerahkan Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan 1 (satu) rangkap

e.       Menyerahkan Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)1 (satu) rangkap

Untuk hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan kepada Panitia Pengadaan yang beralamat di Kementerian Lingkungan Hidup, Gedung A Lt. 5, Jl. D. I. Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas, Jakarta Timur.

 

Jakarta, 31 Juli 2012
Panitia Pengadaan Barang/Jasa
Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim
Kementerian Lingkungan Hidup