KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

kader_pantura.jpgTujuan pembentukan peningkatan kader peduli lingkungan, baik individu maupun kelompok masyarakat adalah untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar mau melakukan pembelaan terhadap lingkungan hidup.

Pengkaderan lingkungan masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan dari beberapa kegiatan yang dikembangkan selama ini, merupakan kebijakan Deputi MENLH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat untuk membangun kekuatan sosial yang berorientasi pada pelestarian fungsi lingkungan hidup selain kegiatan lainnya, seperti komunikasi dan advokasi lingkungan, pendampingan masyarakat, keterpaduan hulu hilir, dan juga pembentukan forum lingkungan masyarakat peduli lingkungan.Melalui strategi kegiatan membangun aliansi starategis masyarakat dan advokasi lingkungan serta membangun aliansi strategis masyarakat peduli lingkungan, dengan sasaran membentuk warga madani dan peningkatan peran serta penguatan pranata sosial.

Kedepan, selanjutnya kegiatan ini diharapkan dapat mendorong, menumbuhkan motivasi, membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki masyarakat serta berupaya untuk mengembangkan keswadayaannya dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Upaya mengarah keberdayaan masyarakat dalam pelestarian fungsi lingkungan tersebut, maka pada tanggal 19 Juli 2007 lalu, di lakukan pengkaderan lingkungan kawasan pesisir poros PANTURA bagian Barat yang melibatkan perwakilan dari 3 (tiga) kota dan 5 (lima) kabupaten, antara lain Kabupaten Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan.

Sedangkan kota pesisir terdiri dari Kota Tegal, Pemalang, Pekalongan dengan keterlibatan 80 orang kader dari perwakilan kabupaten/kota tersebut, bertempat di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Kegiatan pengkaderan yang merupakan kesatuan agenda yang dilanjutkan dengan   peringatan Tasyakuran Laut Masyarakat dan Hari Nusantara 2007 tingkat kabupaten, yang sebelumnya telah  didahului pula dengan serangkaian kegiatan perlombaan masyarakat bernuansa lingkungan, termasuk perlombaan menggambar tentang lingkungan laut dengan mengambil tema “Bersih Sungaiku, Lebat Hutan Bakauku dan Biru Lautku