KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Cibitung, 10 Agustus 2005

“Bagaimana cara memulihkan terumbu karang yang rusak?”
“Bagaimana menanggulangi sampah di sekolah, terutama yang berasal dari plastik bungkus jajanan siswa?”
“Sekolah kami sudah melakukan pengomposan, daur ulang kertas dan sedang akan mulai melakukan pembibitan anggrek. Kegiatan lingkungan bisa jalan melalui KIR (Kelompok Ilmiah Remaja), tapi KIR kurang populer di antara murid-murid”.
“Seharusnya kegiatan ini tidak berhenti di sini, tapi ada tindak lanjutnya”

Demikian sebagian pertanyaan dan “curhat” dari para guru dan murid peserta “Pembentukan Kader Lingkungan dan Pembagian Bibit Pohon 2005″ yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup & Pertambangan Kabupaten Bekasi. Kegiatan yang berlangsung di Graha Sucofindo, Cibitung ini dihadiri oleh oleh sekitar 100 guru & murid 26 SMP dari 13 kecamatan di kabupaten Bekasi.

Kegiatan pembekalan dilakukan terpisah antara guru dan murid. Pada sesi pertama, Prasetyo Nugroho, staf Asdep Pemberdayaan Masayarakat Perkotaan, memberikan pembekalan mengenai “Krisis Lingkungan dalam Konteks Pendidikan” kepada para guru. Pembicara selanjutnya adalah Deny Suwarja, Guru Biologi SMPN I Cibatu, Garut yang memberikan pembekalan mengenai “Pembelajaran Biologi Berwawasan Lingkungan secara Berkelanjutan”. Dengan berbagai keterbatasan dan kendala yang dimiliki, Deny telah meraih penghargaan Internasional untuk pendidikan lingkungan, berhasil mendirikan TK gratis bagi sekitar 100 anak kaum dhuafa dan secara konsisten terus melakukan pendidikan lingkungan hidup bagi murid-muridnya, maupun mantan murid-muridnya. Kehadiran Deny sebagai praktisi pendidikan dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada para guru tersebut.

Pada waktu yang sama, murid-murid mendapat pembekalan dari pejabat Dinas Diknas Kabupaten Bekasi. Sesi selanjutnya, Tim KLH memberi pembekalan kepada para siswa dan para guru mendapat pembekalan dari Dinas Diknas. Seorang siswa mendapat hadiah sebuah album foto terbuat dari kertas daur ulang yang dihias anyaman eceng gondong, kreasi Julita Joylita peraih anugerah Kalpataru 2004, karena dinilai memberi jawaban terbaik dari pertanyaan “Mengapa kita harus melestarikan fungsi lingkungan hidup dan apa yang dapat kita lakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup tersebut?” yang dilontarkan Tim KLH.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian sebuah pohon produktif dan sebuah pohon hias bagi masing-masing sekolah oleh Dinas Lingkungan Hidup & Pertambangan Kabupaten Bekasi dan Kementerian Lingkungan Hidup secara simbolis diterima oleh guru dan siswa dari Kecamatan Karang Bahagia dan Kecamatan Taruma Jaya (srs).

Untuk keterangan lebih lanjut :
Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
Gedung B lantai 5
Telp/ Fax 021 8580087/85911211
srs@menlh.go.id

Untuk Paper Deny Suwarja:
Email: denysuwarja2k@yahoo.com
Website:
http://www.sbcdess.com
http://www.volvoadventure.org/site/gallery.asp?sec=ID&py=2004

http://www.volvoadventure.org/site/39.asp