KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Padang, 21 April 2013–Kementerian Lingkungan Hidup menyambut baik kegiatan komunitas pekerja Bersepeda Bike to Work–Indonesia dalam rangka Hari Kartini “Srikandi, Inspirasi bagi negeri jilid 3”. Sebanyak 21 perempuan dari kalangan pekerja, ibu rumah tangga, mahasiswa dan professional lainnya berangkat dari Aceh tanggal 5 April 2013 dan memasuki finish di Padang tanggal 20 April 2013, melewati 15 kota/kabupaten di 3 provinsi.

Sukses ini merupakan lanjutan perjalanan Srikandi Jilid I pada April 2011 dan Srikandi Jilid II pada April 2012, kita telah meneladani perjuangan RA Kartini, Siti Walidah (Nyi Ahmad Dahlan) dan Dewi Sartika. Tahun 2013 Srikandi-srikandi B2W Indonesia ingin meneladani semangat juang Perempuan dari Serambi Mekah dan Ranah Minang, dan perjuangan perempuan secara umum demi lingkungan dan generasi yang lebih baik. Perjalanan ini membawa misi: Selamatkan Bumi kita! Sejuta Sepeda Sejuta Pohon, untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet bumi. Kegiatan kampanye bersepeda SRIKANDI Inspirasi Bagi Negeri 2013 ini mengajak masyarakat untuk terus menanam dan memelihara pohon sebagai bagian dari upaya melestarikan lingkungan hidup.

Dalam Sambutannya, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA menyampaikan apresiasinya ”Perjalanan 21 Srikandi Bike To Work memberi inspirasi sangat baik untuk negeri ini yang memicu semangat perjuangan kaum wanita, selain itu prestasi ini akan meningkatkan minat bersepeda bagi para wanita untuk mengurangi polusi udara. Kementerian Lingkungan Hidup menyampaikan penghargaan kepada para Srikandi komunitas Bike to Work dan panitia penyelenggara yang telah  memberikan komitmen dan partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan ini.”

Selanjutnya, dalam rangkaian peringatan “Hari Bumi” yang diperingati setiap tanggal 22 April, Menteri Lingkungan Hidup juga mencanangkan Gerakan Indonesia Bersih di Kota Padang. Gerakan Indonesia Bersih merupakan inisiasi pemerintah untuk melaksanakan apa yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah No 81 tahun 2012, yaitu pengelolaan sampah dan sanitasi. Hal ini merupakan problem yang harus ditangani oleh seluruh pihak secara bersama-sama, baik perorangan, lembaga swadaya masyarakat, Pemerintah dan Pemerintah Daerah, maupun dunia usaha.

Lebih lanjut disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup “Pelaksanaan Gerakan Indonesia Bersih di Kota Padang merupakan cermin integritas dan kecintaan masyarakat dan pemerintah daerah Kota Padang terhadap lingkungan. Diharapkan kegiatan ini adalah wujud kepedulian yang mengikat kita bersama dalam satu semangat dalam mengelola dan meningkatkan pelestarian fungsi lingkungan secara terpadu dan berkelanjutan dan melanjutkan semangat dan perjuangan perempuan demi lingkungan dan generasi yang lebih baik dengan membawa perjuangan Ibu R.A. Kartini.”

Gerakan ini, diharapkan dapat meningkatkan perhatian dan komitmen seluruh pihak terhadap pengelolaan sampah dan sanitasi dan dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang besar dalam menciptakan Indonesia yang bersih melalui serangkaian upaya perbaikan sistem kebersihan di Indonesia. Untukitu, sistemmanajemenpersampahan yang dikembangkan harus merupakan system manajemen yang berbasis pada masyarakat yang dimulai dari pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga. Tentu saja hal ini harus didukung dengan adanya penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang nantinya akan mampu mempercepat proses perubahan pola piker masyarakat dari “membuang” menjadi “memanfaatkan”.

Informasilebihlanjut:

  • Dra. Masnellyarti Hilman, MSc, Deputi MENLH Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Limbah B3 dan Sampah,Tlp/Fax: (021) 85905637, email:humaslh@yahoo.com
  • Ir. IlyasAsaad, MP, Deputi MENLH Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, telp/fax: (021)858 0087, email: humaslh@yahoo.com
  • Sdr. Toto Sugito, Ketua Bike To Work-Indonesia, Tlp : (021) 91266555, Fax: (021)7397548, Email : sekretariat@b2w-indonesia.or.id, Website: http://www.b2w-indonesia.or.id