KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

To inform, to inspire, and to empower.
Kementerian Lingkungan Hidup, Ternate. 18-20 Febuari 2014. Kementerian Lingkungan Hidup bersama-sama dengan KNPI dan Pemerintah Daerah melakukan kegiatan penghijauan pada areal reklamasi pantai, di sekitar Koboko, Kota Ternate. Dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh Walikota Ternate, Dr. H. Burhan Abdurrahman, SH, MM, beserta jajarannya tersebut, panitia menanam sedikitnya 600 bibit pohon di areal tersebut.

Selain puncak kegiatan diatas, sebagai bentuk komitmen dan keberpihakan terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara mengadakan acara Workshop Nasional Pembangunan Daerah Tertinggal dan Temu Pemuda Indonesia Untuk Lingkungan Hidup. Acara tersebut berlangsung pada dari 18-20 Februari yang lalu di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Dalam salah satu sesi acara diskusi yang dihadiri oleh Deputi Bidang komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup, Ir. Ilyas Asaad, MP., MH. para peserta banyak menyoroti persoalan dampak pembangunan terhadap lingkungan hidup di Provinsi Maluku Utara, dan Kota Ternate, antara lain: persoalan penambangan, sampah, reklamasi pantai, dan kerentanan bencana alam sebagai dampak dari proses pembangunan di tingkat lokal serta perubahan iklim.

Untuk menghadapi tantangan dan ancaman tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Ir. Ilyas Asaad, MP., MH. pemuda dan juga kelompok-kelompok kepemudaan, seperti KNPI, harus peduli dan menjadi bagian dari solusi atas permasalahan-permasalahan lingkungan hidup di Indonesia. “Pemuda hendaknya dapat ikut berperan aktif dalam mengatasi permasalahan-permasalahan lingkungan, khususnya yang terjadi di daerahnya”, paparnya.

Masih menurut Ir. Ilyas Asaad, MP., MH., peranan aktif pemuda dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup antara lain bisa diwujudkan dengan ikut mengawasi dan melakukan kontrol terhadap proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah sendiri maupun oleh pihak swasta, baik dari segi Amdal, Ijin Lingkungan, serta implementasinya. Sehingga dapak lingkungan yang ditimbulkan dapat diminimalisasi. “Di samping itu, peran pemuda dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup juga dapat dilakukan dengan aktif meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui pelbagai media yang yang dapat diakses (to inform), mengembangkan sikap keteladanan di bidang lingkungan sehingga memberikan inspirasi bagi masyarakatnya, (to inspire), dan menjadi agent untuk meningkatkan kapasitas dan keberdayaan warga (to empower)”, paparnya. (Asdep Komunikasi, Sumber Asdep Urusan Peningkatan Peran Organisasi Masyarakat)

Informasi Lebih Lanjut:

Ir. Ilyas Asaad, M.P.
Deputi MENLH Bidang Komunikasi Lingkungan
dan Pemberdayaan Masyarakat
Jl. D.I. Panjaitan – Kebon Nanas,
Jakarta 13410
Telp/Fax: 85901111, 8580067-69 ext. 153
e-mail: deputi6@menlh.go.id