KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Biji Jarak pagar merupakan sumber minyak nabati yang prospektif untuk digunakan sebagai bahan baku biodiesel, selain itu tanaman jarak merupakan tanaman tahunan yang tahan kekeringan sehingga mampu tumbuh dan berkembang dengan baik di lahan marginal. Pengembangan jarak pagar sebagai sumber energi alternatif pengganti BBM akan menciptakan energy security sekaligus menciptakan lapangan kerja di perdesaan.

Biodiesel berbasis minyak jarak pagar sebagai sumber energi alternatif mempunyai beberapa kelabihan, antara lain bersifat ramah lingkungan dan dapat diperbaharui (renewable).

Dalam sambutan peresmian kebun bibit jarak pagar di kawasan PT Pindo Deli-Karawang pada tanggal 31 Mei 2006, Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Rachmat Witoelar menyatakan bahwa pemerintah mendukung sepenuhnya inisiatif dan usaha seluruh lapisan masyarakat yang bekerjasama dengan swasta (pengusaha) dalam mengembangkan sumber energi alternatif.

Untuk mendukung pengembangan jarak pagar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Yayasan Eka Tjipta Widjaja dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerja sama dengan PT. Pindo Deli Pulp & Paper Mills membuat pilot project kebun bibit jarak pagar yang bermanfaat sebagai sumber energi alternatif pengganti minyak tanah bagi masyarakat sekitar lokasi proyek.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Eka Tjipta Widjaya menyatakan bahwa kebun bibit ini merupakan bentuk nyata dari kerja sama antara Yayasan Eka Tjipta Widjaja dengan IPB yang merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR). Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi swasta lainnya dalam peduli dan mendukung pencarian sumber energi alternatif.

Sumber Informasi :
Asdep Urusan Edukasi dan Komunikasi Lingkungan
Kementerian Negara Lingkungan Hidup