KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Setiap tahun, pada tanggal 16 September, masyarakat dunia memperingati Hari Ozon Internasional. Tanggal ini ditetapkan sebagai hari Ozon Internasional berdasarkan resolusi No. 49/114 Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa ke 92 pada tahun 1994. Tanggal tersebut dipilih karena pada tanggal yang sama 7 tahun sebelumnya (tepatnya 16 September 1987) Protokol Montreal ditandatangani oleh berbagai negara di dunia.

Protokol Montreal merupakan penjelasan secara rinci mengenai bagaimana para penandatangan Protokol ini harus menurunkan produksi dan konsumsi bahan bahan kimia yang merusak lapisan ozon. Prinsip yang mengatur bahwa masyarakat internasional sepakat untuk mengambil berbagai langkah untuk melindungi lapisan Ozon, dirumuskan dalam Konvensi Wina untuk Perlindungan Lapisan Ozon, yang ditandatangani pada bulan Maret 1985. Konvensi tersebut berisikan komitmen para pihak (parties) untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan hidup dari pengaruh penipisan lapisan ozon, serta mengatur bagaimana para pihak untuk suing bekerja sama dengan riset, observasi dan pertukaran informasi.

Pemerintah Indonesia telah meratifikasi kesepakatan-kesepakatan tersebut (Konvensi Wina, Protokol Montreal beserta Amandemen London) melalui Keputusan Presiden No. 23 Tahun 1992. Hal itu menandakan komitmen Indonesia untuk menjadi salah satu pihak yang harus mematuhi Konvensi Wina dan Protokol Montreal.

Sebagai salah satu parties dari Protokol Montreal, Indonesia berhak mendapatkan bantuan dari Multilateral Fund untuk melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka perlindungan lapisan Ozon.

Sehubungan dengan hal tersebut, sejak tahun 1994 Kementerian Lingkungan Hidup (d/h Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup) telah mendapatkan sejumlah bantuan dari Multilateral Fund untuk melaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya peningkatan kapasitas kelembagaan (Institutional Strengthening) dan Country Program.

Dalam rangka penghapusan bahan bahan perusak lapisan ozon (BPO), Indonesia yang masuk dalam kategori negara “article 5″ (negara yang tingkat konsumsi
CFC nya < 0.4 kg per kapita per tahun) berhak mendapatkan bantuan teknis maupun dana dari Multilateral Fund untuk melakukan penggantian BPO yang disalurkan ke sektor kegiatan yang proses produksinya menggunakan BPO (misalnya produsen pembuatan busa (foam), alat pendingin, chiller, halon, aerosol, solvent, tobacco dan metil bromida). Dalam pelaksanaannya, bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai badan donor seperti Bank Dunia, UNDP dan UNIDO.

Sampai dengan tahun 2002 dana MLF yang telah disalurkan adalah sebagai berikut:

World Bank US$ 13,873,285
UNDP US$ 4,471,416
UNIDO US$ 2,313.9EI2
Total US$ 20,658,663

Dengan total bantuan sejumlah diatas, Indonesia sudah berhasil menghapuskan BPO sebanyak 3,969.80 metrik ton dalam kurun waktu 1994 hingga 2002.

Sejak tahun 2002, pemberian bantuan dari MLF tidak lagi bersifat individual. MLF secara langsung mendanai seluruh bagian sektor produsen alat pendingin yang meliputi sub sektor manufakturing, sub sektor jasa, dan sub sektor mobile air conditioning. Jumlah bantuan yang diterima di sektor ini adalah sebesar 15.6 Juta USD yang diharapkan akan dapat menghapus BPO sebesar 3,218 metrik ton pada tahun 2007.

Secara khusus, tema Hari Ozon tahun 2003 adalah “Save Our Sky. There is a Hole Lot More to do for Our Children”. Tema tersebut mengandung maksud bahwa tanggung jawab penyelamatan perlindungan lapisan ozon adalah untuk kepentingan generasi mendatang (anak cucu kita).

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ozon International tersebut, diantaranya lomba lukis dengan media tong sampah untuk pelajar SD se-DKI Jakarta pada tanggal 30 Agustus 2003, lomba karya tulis untuk kelompok umur 13-15 tahun dan 16-19 tahun, serta Science Camp untuk pelajar SLTP se-Jakarta Selatan pada tanggal 14-16 September 2003 di Taman Mini Indonesia Indah.

Sebagai puncak acara, diadakan seminar sehari dan Pameran Teknologi “ozone friendly” dengan tema ‘Bebas Bahan Perusak Ozon Pada Akhir Tahun 2007: Siapkan Indonesia?’ pada tanggal 16 September 2003 (lihat Siaran Pers).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Hari Ozon Internasional, silahkan menghubungi:

Asisten Deputi Urusan Atmosfir dan Perubahan Iklim
Kementerian Lingkungan Hidup
Tel (021) 85171154 Fax :(021) 859D 2521
Email: ozon@menlh.go.id

ARTIKEL TERKAIT :