KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Web LH – Jum’at 16 September 2005, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) turut serta memperingati hari Ozon Internasional yang jatuh pada hari ini. Adapun acara yang akan diadakan oleh KLH salah satunya adalah implementasi Protokol Montreal pada sektor refrigerasi pada industri-industri yang masih menggunakan Bahan Perusak Ozon (BPO) seperti yang pernah diberitakan News KLH sebelumnya.

Adapun rangkaian kegiatan selanjutnya dalam memperingati hari Ozon Internasional adalah sebagai berikut :

  1. Regional Workshop
    Tanggal : 16 September 2005
    Pukul : 09.00 – 13.00 WIB
    Lokasi : R. Timor, H. Borobudur, Jl. Lap. Banteng, Jakarta.
  2. Dinner to Celebrate the Internasional Ozone Day
    Tanggal : 16 September 2005
    Pukul : 18.00 – 21.00 WIB
    Lokasi : R. Timor, H. Borobudur, Jl. Lap. Banteng, Jakarta.
  3. Kampanye Publik
    Tanggal : 18 September 2005
    Pukul : 07.00 – 11.00 WIB
    Lokasi : Bundaran HI, Jl. MH Thamrin – Sudirman, jakarta.
  4. Science Camp II
    Tanggal : 18, 19, 20 September 2005
    Lokasi : Cansebu Spa & Health, Mega Mendung, Bogor.

Informasi :

Sidang umum PBB ke 92 tahun 1994 menetapkan tanggal 16 September sebagai Hari Ozon Internasional. Melalui UNEP, tema pada tahun ini adalah "Act Ozone Friendly – Stay Sun Safe".

Ozon berfungsi penting bagi kehidupan manusia. Namun pada tahun 1974, Rowland dan Molina menyampaikan tiori bahwa CFC (chlorofluorocarbon) dan Halon dapat merusak lapisan ozon. Bahan tersebut umumnya digunakan pada peralatan AC, lemari pendingin, hair-spray, tabung pemadam kebakaran, industri mebel, dll. Dampak yang dirasakan akibat rusaknya lapisan ozon adalah menurunnya sistem imunitas dan semakin meningkatnya penyakit kanker kulit, katarak, dll.

Pada tahun 1985 masyarakat dunia menyepakati untuk melindungi lapisan ozon, yang dituangkan dalam Konvensi Wina. Program-program pelaksanaan yang mengatur pelaksanaannya dituangkan dalam Protokol Montreal yang disepakati pada September 1989.

Indonesia meratifikasi kedua perjanjian tersebut melalui Keppres No. 23 tahun 1992. Sebagai konsekuensinya, impor beberapa jenis BPO harus dihentikan pada tahun 2007.

Seperti yang telah disampaikan Asdep Urusan Pengendalian Dampak Perubahan Iklim, pada hari ini juga akan diluncurkan Website informasi "Program Perlindungan lapisan Ozon" dengan address://ozon.menlh.go.id. (ry/ss)

Informasi lebih lanjut::

Asdep Urusan Pengendalian Dampak Perubahan Iklim.

Publikasi :

Asdep Urusan Edukasi dan Publikasi
Telp : (021) 8517184