KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">


Cimahi, 21 Februari 2006. Alunan surat Yasin melengkapi tahlil dan serangkaian ayat-ayat suci mengalun dari sekitar seribu orang yang hadir di lokasi longsoran sampah di TPA Leuwigajah. Kemudian dengan dipimpin oleh ketua MUI Cimahi, seluruh hadirin mendoakan agar korban jiwa pada tragedi tersebut mendapat ketenangan, dan di masa datang tidak pernah terjadi lagi tragedi serupa.

Kegiatan tersebut merupakan acara puncak dari peringatan setahun tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah pada tanggal 21 Februari 2005 yang lalu. Setelah didahului dengan letusan, jutaan meter kubik sampah dengan ketinggian 30 meter longsor menimbun puluhan rumah dan meminta korban 143 jiwa. Tragedi ini adalah tragedi longsor sampah kedua terbesar di dunia setelah Filipina yang memakan korban 200 jiwa pada awal tahun 2000.

Dalam sambutannya walikota Cimahi Ir. H.M. Itoc Tochija, MM mengharapkan kesabaran masyarakat sekitar Leuwigajah dalam menyelesaikan persoalan tersebut dan meminta dukungan segenap masyarakat Cimahi dalam mengelola lingkungan. Karena dengan kelalaian kita selama ini, ternyata sampah yang selalu ingin kita singkirkan jauh-jauh dapat meminta korban yang begitu besar.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Ir. H.M. Itoc Tochija, MM memberikan bantuan berupa sembako dan peralatan sekolah bagi penduduk.

Hadir pada acara tersebut, Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan, Ir Bambang Widyantoro , mewakili Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat . Pada kesempatan tersebut juga Indonesian Off-Road Federation (IOF) diwakili oleh Bpk Ajie Bandi Ketua Bid. Organisasi/Ketua Komda Jabar IOF menyerahkan pohon secara simbolis sebagai awal dari donasi 1500 pohon jati dan mahoni melalui Program Bank Pohon.

Setahun tragedi Leuwigajah, juga diperingati oleh pihak-pihak lain di berbagai lokasi. Untuk mengenang tragedi ini dan untuk meningkatkan kepedulian kita semua terhadap sampah, maka pada tanggal 4 Juni 2005 dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Bpk. Rachmat Witoelar , Menteri Negara Lingkungan Hidup , mencanangkan tanggal 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah.(srs)

Keterangan lebih lanjut :
Ir Bambang Widyantoro
Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
Ged B lantai 5 KLH
T/F : 021 858 0087 dan 85911211

atau srs@menlh.go.id