KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Struktur Organisasi & Pejabat Baru Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, tampak akan berusaha memenuhi komitmennya membenahi kondisi lingkungan hidup di DKI Jakarta yang selama ini terkesan semrawut. "Secara bertahap saya akan berusaha menambah lugs areal terbuka hijau, dan membenahi infrastruktur kota agar masyarakat merasa nyaman tinggal di Ibukota Jakarta," demikian janji Fauzi Bowo kepada Menteri Negara Lingkungan Hidup, Prof Rachmat Witoelar setahun silam di rumah dings Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Surapati Jakarta.

Untuk itu, dalam struktur organisasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang baru terdapat beberapa jabatan yang erat dengan masalah lingkungan hidup, balk pada level pimpinan maupun pada tingkat pembantu pimpinan dan pelaksana. Pada level pimpinan, jabatan baru tersebut adalah jabatan Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup. Menurut sumber di Pemprov DKI Jakarta, kemungkinan besar jabatan tersebut akan disandang oleh mantan Kepala Bappeda DKI Jakarta, Dr. Achmad Hariadi.

Sementara pada jenjang pembantu pimpinan, mantan Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta, Ir Sarwo Handayani dilantik menjadiAsisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup. Mantas Kepala Dings Pertambangan Prov. DKI Jakarta, Ir. Peni Susanti juga sudah dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah, menggantikan Budirama Natakusumah. Sedangkan Miftah Ruyani dilantik menjadi Kepala Biro Tata Ruang dan Lingkungan Hidup.

Menjelaskan latar belakang pengangkatan para pejabat tersebut, menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto hal tersebut disesuaikan dengan keahlian dan bidang masing-masing. Dengan demikian is berharap Pemprov DKI Jakarta bisa lebih efektif dan efisien memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan pembangunan Jakarta. "Dengan perangkat yang baru ini, saya harap Jakarta bisa dinikmati semua pihak dengan rasa tentram, aman, damai dan sejahtera," ujar Prijanto. 
Paulus Lando

Suara Akar Rumput
Hal 14_19 Januari 2009
Hal 8