KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Mitra Kerja  Kementerian Negara Lingkungan Hidup
pak_de_lsm_jawa.jpgPada tanggal 14-16 Agustus 2008 telah diselenggarakan pertemuan Kader LH LSM Mitra Kerja  Pemberdayaan Masyarakat Tradisional dan Adat Tingkat Regional Poros Tengah Pulau Jawa Ke III di Wisma Djoglo Yogyakarta.

Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka menindaklanjuti  pertemuan antara Kader LH LSM Mitra Kerja KNLH dengan Menteri Negara LH  pada tanggal 29 Prebruari 2008 yang lalu. Tujuannya adalah: meningkatkan kapasitas kelembagaan jaringan/aliansi kader LH mitra kerja KNLH di daerah hulu DAS poros tengah P. Jawa.

Pertemuan ini, dibuka oleh Deputi Menteri Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat,  kemudian sekapur sirih PPLH Regional Jawa (Sudarsono, SH). Dilanjutkan dengan materi beberapa nara sumber antara lain  tentang  Isu Lingkungan Global dalam menghadapi Global Warning (Amanda Kaltili Niode, Ph.D SKM MENLH Bidang Pengelolaan Dampak Lingkungan dan Bantuan Teknis), RAN PI dalam menghadapi perubahan iklim (Ir. Sulistyawati,MM), Skema REDD; kompensasi ditinjau dari peluang dan impac negatif bagi masyarakat yang hidup di dalam dan disekitar hutan (I Wayan Susi Dharmawan, S.Hut,Msi), Kebijakan  program Insentif dan Pendanaan LH (Ir. Laksmi Dhewanthi, M.A serta meningkatkan kapasitas portal komunikasi kader LH LSM Mitra kerja KNLH di daerah hulu DAS poros tengah Pulau Jawa.

Peserta pertemuan adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sejak tahun 2006 telah menjadi mitra kerja KLH di daerah hulu DAS poros tengah P.Jawa, sebagai pendamping kader LH di daerah dalam melaksanakan kegiatan Program Warga Madani (Pemberdayaan Masyarakat) antara lain: Yayasan Rakhmatan Lil Alamin/RLA Bogor, DPKLTS Bandung, PSDA Watch Jakarta, PSDA Watch Banyumas, PSDA Watch Wonosobo, KSM Agrowanawisata Magelang, SUPHEL Solo, LeSEHan Madiun,  PARAMITRA Malang  dan Alam Hijau Jember.

Hasil diskusi  LSM mitra kerja KLH dengan para narasumber adalah rumusan-rumusan program kegiatan yang mengarah pada upaya meningkatan kapasitas kelembagaan aliansi dan jaringan komunikasi kader LH LSM mitra kerja poros tengah P. Jawa, yang perlu ditindaklanjuti dalam perencanaan program kegiatan pemberdayaan masyarakat tradisional dan adat tahun mendatang, dengan strategi:
1. Mensinergikan program desa hijau dengan program kampung iklim
2. Adanya regulasi peraturan perundangan dan kebijakan skema REDD yang dapat melindungi masyarakat lokal dan adat untuk tujuan pengurangan kemiskinan dan gerakan lingkungan.
3. Adanya kebijakan fiskal dan perbankan yang bisas memfasilitasi usaha-usaha berbasis lingkungan
4. Koordinasi dan sinkronosasi program dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di daerah hulu DAS (KNLH) dengan instansi terkait pelestarian LH dan rehabilitasi kerusakan SDA di daerah hulu DAS
5. Koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan dan pelaksanaan kegiatan di lapangan antara KNLH dengan penyalur CSR pemberdayaan masyarakat yang didukung dunia usaha.

Sumber:
Hubungi Asisten Deputi Urusan Masyarakat Pedesaan
(Asdep 4/VI).
Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan
dan Pemberdayaan Masyarakat.
Telp/Fax.: 021-8580087